Sejarah Patung Liberty: Hadiah Prancis yang Kini Jadi Bumerang untuk Amerika

by -119 views
by
Sejarah Patung Liberty: Hadiah Prancis yang Kini Jadi Bumerang untuk Amerika



, JAKARTA – Politikus
Prancis
menyampaikan pernyataan yang mengagetkan dengan cara memintanya
Amerika Serikat (AS)
mengembalikan
Patung Liberty.

Raphaël Glucksmann, anggota Parlemen Eropa dan wakil presiden dari partai sayap kiri kecil di Prancis, menyatakan bahwa Amerika Serikat telah mulai melenceng dari prinsip-prinsip yang direpresentasikan Patung Liberty.

Pada pidato yang disampaikannya, Glucksmann mengemukakan bahwa nilai-nilai yang terwujud dalam patung itu, khususnya tentang kebebasan, tidak lagi tercermin pada kebijakan Amerika Serikat belakangan ini selama masa pemerintahan Trump.


Wah! Prancis Meminta AS Mengembalikan Patung Liberty, Terjadi Apa Ini?

Dia secara jelas menyampaikan penolakannya atas berbagai keputusan Trump, termasuk cara Amerika Serikat mendekati konflik pemberhentian Perang antara Rusia dan Ukraina.

Sejarah Patung Liberty

Patung Liberty diciptakan oleh seniman Perancis bernama Frederic Auguste Bartholdi dan diproses pembuatannya oleh Gustave Eiffel. Monumen itu diberikan sebagai hadiah ke Amerika Serikat guna merayakan seratus tahun kemerdekaan negeri tersebut.

:

Mengetahui Menara Kujang Sapasang: Dasar Bangunan Mirip Liberty Hingga Filsafat Hubungan Antara Bumi dan Langit

Baca Juga:  Gallo Pinto, Sarapan Warga Costa Rica Untuk Umur Panjang

Patiun berukuran 93 meter tersebut melambangkan tentang kebebasan serta menjadi semacam mercusuar untuk para imigran yang mengejar hidup lebih baik.

Menurut Brittania, patung itu menjadi lambang hubungan baik antara Prancis dan Amerika Serikat.

:

Dari Liberty sampai Little Mermaid, Berikut 10 Patung Terkenal di Dunia yang Mengagumkan

Awalnya, seorang ahli sejarah asal Prancis bernama Édouard de Laboulaye memperkenalkan ide pembuatan patung itu pada tahun 1865. Pembangunan kemudian dimulai di Prancis pada tahun 1875.

Patung besar itu disajikan sebagai hadiah bagi Menteri Amerika Serikat untuk Prancis, Levi Morton (yang nantinya akan jadi wakil presiden), dalam suatu perayaan yang digelar di Paris pada tanggal 4 Juli 1884.

Tahun 1885, patung yang sudah rampung dengan ketinggian 46 meter serta bobot mencapai 225 ton itu diangkut setelah sebelumnya dibongkar terlebih dahulu menuju Kota New York.

Patung itu dilegalkan oleh Presiden Grover Cleveland pada tanggal 28 Oktober 1886. Seiring berjalannya waktu, obor yang ada di atas patung ini telah melalui sejumlah penyesuaian, seperti penggunaan daya listrik mulai tahun 1916 serta pembaruan besar-besaran dengan menggunakan tembaga repousse yang ditutupi lapisan daun emas pada pertengahan dekade ’80-an. Penyegelan kembali dari monumen ikonik ini terjadi selaras dengan upacara renovasi oleh para tukang asli dari kedua negara – Amerika Serikat dan Prancis – dalam rangka menyambut pesta abad milenium pada July 1986.

Baca Juga:  Media Vietnam Ngeri Lihat Skuad Timnas Indonesia U-17: Terkuat untuk Piala Dunia!

Patung Liberty juga terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1984.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.