JABARMEDIA – Dengan penuh semangat, mari kita telusuri topik menarik yang terkait dengan Calincing/Belimbing Tanah (Oxalis corniculata): Diuretik Alami dan Pereda Demam dari Halaman Rumah. Mari kita merajut informasi yang menarik dan memberikan pandangan baru kepada pembaca.
Calincing/Belimbing Tanah (Oxalis corniculata): Diuretik Alami dan Pereda Demam dari Halaman Rumah
Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan kekayaan alam Indonesia yang tak ternilai harganya. Di antara beragam jenis tanaman yang dapat ditanam dan dimanfaatkan sebagai obat tradisional, calincing atau belimbing tanah ( Oxalis corniculata ) menonjol karena kemudahan tumbuhnya, manfaatnya yang beragam, dan penggunaannya yang telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional. Meskipun sering dianggap sebagai gulma, calincing menyimpan potensi luar biasa sebagai diuretik alami dan pereda demam, serta berbagai manfaat kesehatan lainnya. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang calincing, mulai dari deskripsi botaninya, kandungan kimianya, manfaat kesehatannya, hingga cara penggunaannya sebagai obat tradisional.
Deskripsi Botanis Calincing ( Oxalis corniculata )
Calincing, yang juga dikenal dengan nama belimbing tanah, cici, atau daun asam kecil, adalah tanaman herba tahunan yang termasuk dalam famili Oxalidaceae. Tanaman ini tumbuh liar di berbagai tempat, seperti kebun, ladang, tepi jalan, dan bahkan di celah-celah trotoar. Calincing mudah dikenali dari ciri-ciri fisiknya yang khas:
- Batang: Batang calincing menjalar di permukaan tanah (prostrate) atau sedikit tegak (ascending), berwarna hijau kemerahan, dan berbulu halus. Batang ini dapat mencapai panjang hingga 30 cm.
- Daun: Daun calincing majemuk trifoliate, yang berarti terdiri dari tiga anak daun berbentuk jantung (cordate) atau obcordate (jantung terbalik). Daun ini tersusun secara spiral di sepanjang batang dan memiliki tangkai daun yang panjang. Warna daun bervariasi, mulai dari hijau muda hingga hijau kemerahan, tergantung pada varietas dan kondisi lingkungan. Daun calincing memiliki rasa asam yang khas, yang menjadi salah satu ciri pembeda tanaman ini.
- Bunga: Bunga calincing berukuran kecil, berwarna kuning cerah, dan berbentuk seperti corong. Bunga ini tumbuh soliter atau dalam kelompok kecil pada tangkai yang panjang. Bunga calincing mekar pada pagi hari dan menutup pada sore hari atau saat cuaca mendung.
- Buah: Buah calincing berbentuk kapsul silindris yang kecil, panjangnya sekitar 1-2 cm. Saat matang, buah ini akan pecah dan menyebarkan biji-biji kecil berwarna coklat.
- Akar: Akar calincing berupa akar tunggang yang kecil dan berwarna putih kekuningan.
Kandungan Kimia Calincing ( Oxalis corniculata )
Khasiat obat dari calincing berasal dari berbagai kandungan kimia yang terkandung di dalamnya. Beberapa senyawa aktif yang telah diidentifikasi dalam calincing antara lain:
- Asam Oksalat: Senyawa ini memberikan rasa asam pada daun calincing. Meskipun asam oksalat dalam jumlah tinggi dapat bersifat toksik, calincing mengandung asam oksalat dalam jumlah yang relatif kecil dan aman dikonsumsi dalam jumlah sedang.
- Flavonoid: Flavonoid adalah antioksidan kuat yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Flavonoid dalam calincing berperan dalam berbagai aktivitas biologis, seperti antiinflamasi, antikanker, dan kardioprotektif.
- Tanin: Tanin memiliki sifat astringen yang dapat membantu menghentikan pendarahan dan mempercepat penyembuhan luka.
- Vitamin C: Calincing mengandung vitamin C yang penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari infeksi.
- Mineral: Calincing juga mengandung berbagai mineral penting, seperti kalium, kalsium, dan magnesium, yang berperan dalam menjaga kesehatan tubuh.
- Asam Sitrat: Asam sitrat memberikan rasa asam dan berperan dalam metabolisme energi.
- Asam Malat: Asam malat juga berkontribusi pada rasa asam dan berperan dalam siklus Krebs, yang merupakan proses penting dalam produksi energi seluler.

Manfaat Kesehatan Calincing ( Oxalis corniculata )
Berkat kandungan kimianya yang beragam, calincing memiliki berbagai manfaat kesehatan, antara lain:
-
Diuretik Alami: Calincing telah lama digunakan sebagai diuretik tradisional untuk membantu meningkatkan produksi urin dan membuang kelebihan cairan dari tubuh. Sifat diuretik calincing bermanfaat untuk mengatasi edema (pembengkakan akibat penumpukan cairan), hipertensi (tekanan darah tinggi), dan masalah ginjal. Dengan meningkatkan produksi urin, calincing membantu membuang natrium dan air berlebih dari tubuh, sehingga dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi beban kerja ginjal.
-
Pereda Demam: Calincing juga dikenal sebagai obat tradisional untuk menurunkan demam. Sifat antipiretik calincing diduga berasal dari kandungan flavonoid dan senyawa antiinflamasi lainnya yang dapat membantu menurunkan suhu tubuh. Calincing dapat digunakan sebagai kompres atau diminum sebagai teh untuk membantu meredakan demam.
-
Antiinflamasi: Kandungan flavonoid dan senyawa antiinflamasi lainnya dalam calincing dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Peradangan kronis merupakan faktor risiko berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, kanker, dan arthritis. Calincing dapat membantu meredakan peradangan pada sendi, otot, dan organ tubuh lainnya.
-
Antibakteri dan Antijamur: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak calincing memiliki aktivitas antibakteri dan antijamur. Calincing dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab infeksi, seperti Staphylococcus aureus dan Candida albicans.
-
Antioksidan: Flavonoid dan vitamin C dalam calincing berperan sebagai antioksidan yang kuat. Antioksidan membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat menyebabkan penuaan dini dan berbagai penyakit kronis.
-
Penyembuhan Luka: Sifat astringen dari tanin dalam calincing dapat membantu menghentikan pendarahan dan mempercepat penyembuhan luka. Calincing dapat digunakan sebagai obat luar untuk mengobati luka kecil, lecet, dan gigitan serangga.
-
Mengatasi Gangguan Pencernaan: Calincing dapat membantu mengatasi gangguan pencernaan seperti diare dan disentri. Sifat astringen dari tanin dapat membantu menghentikan diare dan mengurangi peradangan pada saluran pencernaan.
-
Meningkatkan Nafsu Makan: Rasa asam dari calincing dapat membantu meningkatkan nafsu makan, terutama pada anak-anak dan orang yang sedang sakit.
-
Mengatasi Sariawan: Kandungan vitamin C dan sifat antiinflamasi dalam calincing dapat membantu mengatasi sariawan. Calincing dapat digunakan sebagai obat kumur untuk meredakan nyeri dan mempercepat penyembuhan sariawan.
Cara Penggunaan Calincing ( Oxalis corniculata ) sebagai Obat Tradisional
Calincing dapat digunakan sebagai obat tradisional dalam berbagai cara, antara lain:
-
Teh Calincing: Daun calincing segar atau kering dapat diseduh menjadi teh. Untuk membuat teh calincing, seduh 1-2 sendok teh daun calincing dalam secangkir air panas selama 10-15 menit. Saring dan minum teh calincing selagi hangat. Teh calincing dapat diminum 2-3 kali sehari untuk membantu meredakan demam, meningkatkan produksi urin, dan mengatasi gangguan pencernaan.
-
Kompres Calincing: Daun calincing segar dapat ditumbuk halus dan digunakan sebagai kompres untuk menurunkan demam. Tempelkan daun calincing yang sudah ditumbuk pada dahi atau bagian tubuh yang terasa panas.
-
Obat Kumur Calincing: Air rebusan daun calincing dapat digunakan sebagai obat kumur untuk mengatasi sariawan. Rebus segenggam daun calincing dalam 2 gelas air hingga mendidih. Saring dan biarkan dingin. Gunakan air rebusan calincing untuk berkumur 2-3 kali sehari.
-
Salep Calincing: Daun calincing yang ditumbuk halus dapat dicampur dengan minyak kelapa atau minyak zaitun untuk membuat salep. Salep calincing dapat digunakan untuk mengobati luka kecil, lecet, dan gigitan serangga.
-
Lalapan Calincing: Daun calincing segar dapat dimakan sebagai lalapan untuk meningkatkan nafsu makan dan mendapatkan manfaat kesehatan lainnya.
Efek Samping dan Kontraindikasi
Meskipun calincing umumnya aman dikonsumsi dalam jumlah sedang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Asam Oksalat: Calincing mengandung asam oksalat, yang dalam jumlah tinggi dapat mengganggu penyerapan kalsium dan menyebabkan batu ginjal. Orang yang memiliki riwayat batu ginjal atau masalah ginjal lainnya sebaiknya membatasi konsumsi calincing.
- Alergi: Beberapa orang mungkin alergi terhadap calincing. Jika Anda mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi calincing, seperti ruam, gatal-gatal, atau kesulitan bernapas, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter.
- Ibu Hamil dan Menyusui: Belum ada penelitian yang cukup mengenai keamanan penggunaan calincing pada ibu hamil dan menyusui. Sebaiknya hindari penggunaan calincing selama kehamilan dan menyusui atau konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
- Interaksi Obat: Calincing dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat, seperti obat diuretik dan obat pengencer darah. Konsultasikan dengan dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu sebelum menggunakan calincing sebagai obat tradisional.
Kesimpulan
Calincing/Belimbing Tanah ( Oxalis corniculata ) adalah tanaman obat keluarga (TOGA) yang mudah tumbuh dan memiliki berbagai manfaat kesehatan. Tanaman ini dapat digunakan sebagai diuretik alami untuk mengatasi edema dan hipertensi, serta sebagai pereda demam. Selain itu, calincing juga memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, antijamur, dan antioksidan. Calincing dapat digunakan sebagai obat tradisional dalam berbagai cara, seperti teh, kompres, obat kumur, dan salep. Meskipun umumnya aman dikonsumsi dalam jumlah sedang, perlu diperhatikan potensi efek samping dan kontraindikasi, terutama bagi orang yang memiliki riwayat batu ginjal, alergi, ibu hamil dan menyusui, serta orang yang sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu. Dengan pemanfaatan yang tepat, calincing dapat menjadi solusi alami untuk menjaga kesehatan keluarga. Penting untuk selalu berkonsultasi dengan ahli herbal atau profesional kesehatan sebelum menggunakan calincing atau tanaman obat lainnya sebagai pengobatan.
Penutup
Dengan demikian, kami berharap artikel ini telah memberikan wawasan yang berharga tentang Calincing/Belimbing Tanah (Oxalis corniculata): Diuretik Alami dan Pereda Demam dari Halaman Rumah. Kami mengucapkan terima kasih atas waktu yang Anda luangkan untuk membaca artikel ini. Sampai jumpa di artikel kami selanjutnya!
(Koemala)








