5 Potret Estetik: Permatasari Berbelanja Buah di Pasar Tradisional dengan Santai

by -205 views
by

Indah Permatasari Pilih Belanja di Pasar Tradisional

Artis ternama, Indah Permatasari, kembali menjadi sorotan setelah membagikan momen belanjanya di akun Instagram pribadinya. Kali ini, ia memilih untuk berbelanja di pasar tradisional, bukan di supermarket yang lebih modern dan terstruktur. Ibu dari satu anak ini mengungkapkan bahwa ia merasa nyaman dengan suasana dan pengalaman yang berbeda saat berbelanja di pasar.

Momen belanja di pasar tradisional sering kali menawarkan keunikan tersendiri. Salah satunya adalah kesempatan untuk melihat langsung produk segar seperti ikan yang baru saja dikeluarkan dari boksnya. Bagi Indah Permatasari, pengalaman ini memberikan kepuasan yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Selain itu, penampilan Indah Permatasari saat berbelanja juga mencuri perhatian. Ia tampil sederhana namun tetap anggun. Mengenakan kaos oblong hitam, wajahnya tampak natural tanpa riasan. Tak hanya itu, ia juga membawa tas belanja sendiri dari rumah, menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan.

Keistimewaan Berbelanja di Pasar Tradisional

Indah Permatasari mengungkapkan alasan utama ia memilih pasar tradisional. Menurutnya, pasar memberikan pengalaman unik yang tidak bisa ditemukan di supermarket. Ia menyukai cara penjual menjual barang dan kondisi barang yang masih segar.

Baca Juga:  Nasib Miris Guru SDN di Jaktim, Disebut Hanya Terima Gaji Rp 300.000 meski di Kuitansi Rp 9 Juta

“Kalau belanja memang dari dulu aku selalu di pasar sih, karena menurut aku belanja di pasar itu menyenangkan banget. Ngelihat yang jual-jualan dari pagi, terus buah-buahnya segar, sayur-sayurnya segar,” ujarnya.

Tidak hanya itu, ia juga senang melihat langsung ikan-ikan segar yang baru saja dikeluarkan dari boksnya. Berbeda dengan supermarket yang rapi dan teratur, pasar tradisional memberikan sensasi yang berbeda dan lebih hidup.

Jarang Melakukan Tawar-menawar

Meskipun pasar tradisional identik dengan aktivitas tawar-menawar, Indah Permatasari mengaku jarang melakukan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya lebih memikirkan keuntungan kecil yang didapat oleh para penjual.

“Tawar-menawar kayaknya nggak terlalu ya. Karena aku kadang-kadang kasihan kalau misalnya mau nawar yang se-gimana gitu,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa harga yang ditawarkan sudah cukup wajar. “Kadang-kadang aku pikir kayak, paling untungnya Rp5.000, Rp7.000, satu kilo atau satu ikatan kangkung misalnya, itu kan sangat-sangat kecil. Jadi kayaknya tidak perlu menawar yang gimana-gimana sih,” tambahnya.

Pengalaman Unik dan Kenyamanan

Bagi Indah Permatasari, belanja di pasar tradisional bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan, tapi juga memberikan pengalaman yang berharga. Ia merasa lebih dekat dengan masyarakat sekitar dan merasakan kehangatan yang tidak ada di tempat lain.

Baca Juga:  Cari Restoran Dekat Stasiun Sentolo? Ini 10 Pilihan Terbaik

Pengalaman ini juga membuatnya semakin menghargai kerja keras para penjual yang menjual barang dagangannya. Dengan memilih belanja di pasar, ia turut mendukung ekonomi lokal dan memperkuat hubungan antara konsumen dan produsen.

Dengan gaya sederhana dan sikap ramah, Indah Permatasari menunjukkan bahwa belanja di pasar tradisional bisa menjadi pilihan yang menyenangkan dan bermakna.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.