Kejadian Mengejutkan Saat Pendakian di Puncak Mega Gunung Puntang
Pada hari Minggu, 27 Agustus 2025, terjadi kejadian tak terduga saat dua remaja sedang melakukan pendakian di Puncak Mega Gunung Puntang, yang berada di Desa Pasirmulya, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dua korban, yaitu RSL (15 tahun) dan FR (16 tahun), merupakan warga Kota Bandung. Keduanya tengah melaksanakan pendakian menuju puncak Mega ketika tiba-tiba terjatuh ke jurang.
Insiden ini dilaporkan kepada Kantor SAR Bandung pada pukul 13.55 WIB. Pelaksana Harian Kepala Seksi Operasi dan Siaga SAR Bandung, Mamang Fatmono, menyampaikan bahwa setelah berkoordinasi dengan tim di lokasi, informasi tersebut dinyatakan valid.
Kejadian bermula sekitar pukul 13.00 WIB, saat kedua remaja tersebut terperosok dan jatuh ke jurang. Korban pertama yang berhasil dievakuasi adalah FR, yang ditemukan dalam kondisi selamat tetapi tidak sadarkan diri. “Jadi yang pertama itu waktu dievakuasi dalam keadaan pingasan ya,” ujar Mamang Fatmono.
Proses evakuasi menghadapi beberapa hambatan karena kondisi puncak Mega yang lembap dan berkabut. Tim SAR harus bekerja ekstra keras untuk menjangkau korban yang masih terjebak. Sementara menunggu proses evakuasi, tim menerima informasi bahwa korban kedua, RSL, telah ditemukan oleh tim gabungan dan sedang berjalan menuju Pos 2.
“Kita mendapatkan informasi bahwa korban kedua sudah dievakuasi menuju Pos 2 pada pukul 15.38 WIB,” tambahnya. RSL ditemukan dalam keadaan sadar, meskipun mengalami luka ringan di bagian kepala, dislokasi pada bahu, serta luka ringan di kaki. Setelah dievakuasi, korban dibawa ke RS Sartika Asih untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Partisipasi Berbagai Unsur dalam Proses Evakuasi
Proses evakuasi ini melibatkan berbagai unsur yang saling bekerja sama untuk memastikan keselamatan para korban. Beberapa unsur yang terlibat antara lain:
- Basarnas Kantor SAR Bandung
- Polresta Bandung
- Polsek Banjaran
- Damkar Kabupaten Bandung
- PGPI
- Sadawana
- Rimbawan
- Wanadri
- PMI
- YKPA
- Masyarakat setempat
Kolaborasi antar unsur ini sangat penting dalam menjaga kelancaran proses evakuasi, terutama dalam situasi yang cukup sulit akibat cuaca dan medan yang tidak menentu. Tim SAR juga memberikan perawatan darurat kepada korban sebelum mereka dievakuasi ke rumah sakit.
Pentingnya Kesadaran dalam Beraktivitas di Alam Terbuka
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pendaki, terutama remaja, untuk selalu waspada dan memperhatikan kondisi lingkungan saat melakukan aktivitas di alam terbuka. Memilih jalur yang aman, membawa perlengkapan dasar seperti senter, air minum, dan pakaian yang sesuai, serta memberi tahu orang terdekat tentang rencana pendakian, bisa menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa.
Selain itu, penting bagi masyarakat umum untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya yang mungkin terjadi di alam bebas. Dengan kesadaran yang tinggi dan persiapan yang baik, risiko cedera atau kecelakaan dapat diminimalkan.








