Fakta Mahasiswa Terseret Ombak di Garut, 2 Korban Hilang Usai Tergulung Saat Berenang

by -168 views
by
Fakta Mahasiswa Terseret Ombak di Garut, 2 Korban Hilang Usai Tergulung Saat Berenang

Insiden Mahasiswa Terseret Ombak di Garut, Dua Korban Masih Hilang

Pada hari Minggu, 20 Juli 2025, terjadi kejadian yang mengejutkan di Pantai Puncak Guha, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Tiga orang wisatawan dilaporkan terseret ombak saat sedang berenang. Kejadian ini memicu kekhawatiran dan perhatian besar dari masyarakat sekitar serta pihak berwenang.

Identitas Korban

Dari tiga korban yang terlibat dalam insiden ini, dua di antaranya masih hilang hingga kini. Mereka adalah mahasiswa dari Ikopin University, Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Ketiganya adalah Oka Mahbubu Rijal (22 tahun), Ripan Muhamad Yusup (20 tahun), dan Ahmad Bagas Permana (21 tahun).

Oka Mahbubu Rijal berasal dari Kampung Bojongsari, RT 06/06 Desa Bojongsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sedangkan Ripan Muhamad Yusup adalah warga Dusun Sindang Nangoh, RT 02/08 Desa Cikahuripan, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Ahmad Bagas Permana merupakan warga Blok Kapling Baru, RT 18/07, Desa Kasugengan Kidul, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon.

Ahmad Bagas berhasil diselamatkan, sementara Oka dan Ripan masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Baca Juga:  Atasi Kemacetan Tajur, Pemkot Bogor Bangun Jalur Alternatif ke Ciliwung

Kronologi Kejadian

Kepala Bagian Humas dan Protokoler IKOPIN University, Abdul Hakim, menjelaskan bahwa kejadian ini berawal saat para korban sedang berenang di pantai. Menurut informasi yang diperolehnya, ketiga korban tergulung ombak saat berenang di kawasan tersebut.

Abdul menyebutkan bahwa total ada 10 mahasiswa yang berkemah di Bukit Puncak Guha. Saat kejadian, enam orang menunggu di tenda, sementara empat orang lainnya turun ke pantai untuk berenang. Dari empat orang tersebut, tiga orang masuk ke air dan satu orang tetap berada di daratan.

Menurut keterangan salah satu teman korban, ketiga korban tergulung ombak secara mendadak. Abdul juga menyampaikan bahwa kepergian 10 mahasiswa ke lokasi tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan lembaga. Mereka melakukan kegiatan tersebut secara mandiri.

Setelah kejadian, pihak universitas telah berkomunikasi dengan orang tua dari seluruh mahasiswa yang ikut dalam kegiatan tersebut. Mereka juga sedang merencanakan penjemputan para mahasiswa tersebut.

Proses Pencarian Masih Berlangsung

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengungkapkan bahwa proses pencarian terhadap dua korban yang hilang masih berlangsung.

Baca Juga:  Jadwal Persib Bandung vs Persijap Jepara di Liga Super 2025/26

“Korban selamat atas nama Ahmad, warga Cirebon, berhasil diselamatkan dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Caringin untuk mendapat perawatan,” ujar Hendra seperti dikutip dari berbagai sumber.

Sementara itu, dua korban lainnya, yaitu Oka asal Brebes dan Ripan asal Sumedang, hingga saat ini belum ditemukan. Tim SAR gabungan, termasuk Basarnas dan masyarakat setempat, sedang melakukan upaya penyelamatan dan evakuasi terhadap korban yang selamat.

Pihak kepolisian melalui Sat Polairud Polres Garut juga turut serta dalam proses pencarian. Mereka bekerja sama dengan relawan dan organisasi penyelamatan lainnya untuk memastikan semua korban bisa ditemukan dan diberi pertolongan yang dibutuhkan.

Proses pencarian ini terus berlangsung intensif, dengan harapan agar kedua korban yang hilang bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.