Pelaku Jambret Babak Belur Diamuk Massa Setelah Ditangkap
Seorang pria yang diduga melakukan aksi penjambretan di wilayah Cirebon, Jawa Barat, akhirnya babak belur diamuk massa setelah aksinya terbongkar. Peristiwa ini terjadi di Jalan Surya Dinata, Desa Marikangen, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (19/7/2025) sore.
Aksi penjambretan tersebut terekam kamera oleh warga sekitar dan berlangsung sekitar pukul 18.17 WIB. Saat itu, korban bernama Muhamad Viki Hidayat sedang membeli nasi goreng di dekat lokasi kejadian. Tiba-tiba, pelaku yang diketahui berinisial SR (35), warga Desa Asem, Kecamatan Lemahabang, langsung mengambil barang milik korban.
Menurut informasi yang diperoleh, SR mencuri satu unit handphone Samsung M21 serta dompet korban yang diletakkan di dashboard motor. Kejadian ini membuat korban terkejut dan langsung mengejar pelaku bersama sejumlah warga sekitar.
SR akhirnya berhasil ditangkap setelah mengalami kecelakaan lalu lintas saat mencoba melarikan diri dengan sepeda motor. Ia jatuh setelah menabrak pengendara lain, sehingga kakinya patah. Setelah itu, warga langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak kerumunan warga mengelilingi pelaku yang telanjang dada dan tangan terikat ke belakang. Kepala pelaku dipegang oleh salah satu warga agar tidak melarikan diri. Selain handphone korban, polisi juga menemukan dua unit HP lainnya serta identitas pelaku dari tas selempang hitam yang dibawanya.
Saat ini, pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Namun karena mengalami patah tulang, ia lebih dulu dibawa ke RS Mitra Plumbon untuk mendapatkan perawatan medis. Polsek Depok juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan olah TKP.
Korban mengaku mengalami kerugian hingga Rp 5 juta atas kejadian ini. Kerugian tersebut termasuk hilangnya uang tunai sebesar Rp 800 ribu serta surat-surat penting yang tersimpan dalam dompet.
Proses hukum terhadap pelaku akan tetap berjalan setelah kondisi kesehatannya membaik. Pihak kepolisian berjanji untuk menindaklanjuti kasus ini secara tegas sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Penjelasan Terkait Aksi Penjambretan
Aksi penjambretan ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar. Tidak hanya korban yang merasa khawatir, tetapi juga warga sekitar yang langsung bertindak cepat untuk menangkap pelaku. Hal ini menunjukkan kebersamaan dan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga ketertiban umum.
Selain itu, kejadian ini juga menjadi peringatan bagi para pelaku kejahatan untuk tidak melakukan tindakan ilegal. Tindakan yang dilakukan oleh warga menunjukkan bahwa kejahatan tidak akan diabaikan begitu saja. Bahkan, jika pelaku mencoba kabur, mereka akan selalu dikejar dan ditangkap.
Polisi juga memberikan pernyataan bahwa kasus ini akan segera diproses secara hukum. Meskipun pelaku masih dalam kondisi sakit, proses penyidikan tetap berjalan. Hal ini menunjukkan komitmen pihak berwajib dalam menegakkan hukum tanpa memandang kondisi fisik pelaku.
Kesimpulan
Peristiwa penjambretan yang terjadi di Cirebon menjadi contoh bagaimana masyarakat bisa turut serta dalam upaya pencegahan kejahatan. Dengan kecepatan dan keberanian warga, pelaku dapat segera ditangkap dan dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku. Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih waspada dan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.








