Program Cek Kesehatan Gratis Diluncurkan di Kabupaten Pangandaran
Pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran telah mempercepat sosialisasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) ke berbagai sekolah. Tujuan dari program ini adalah untuk mewujudkan implementasi program nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi, menjelaskan bahwa program CKG ini ditujukan khusus untuk pelajar dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Sosialisasi dilakukan secara langsung maupun daring oleh masing-masing Puskesmas kepada seluruh sekolah di wilayah Kabupaten Pangandaran.
Menurut Yadi, program CKG akan dimulai serentak pada awal Agustus 2025. Seluruh Puskesmas akan menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pelajar. Ia menegaskan bahwa sebanyak 65.153 pelajar berusia 7 hingga 17 tahun di Kabupaten Pangandaran menjadi target program ini. Tahun ini, pihaknya menargetkan 50 persen dari jumlah tersebut, atau sekitar 32.576 pelajar, untuk mendapatkan layanan cek kesehatan gratis.
Karena pelaksanaannya dilakukan serentak, seluruh tenaga medis di Puskesmas akan dikerahkan. Yadi juga memastikan bahwa sarana dan prasarana serta bahan medis habis pakai (BMHP) sudah tersedia dalam jumlah yang cukup.
Dalam program ini, terdapat 13 indikator pemeriksaan yang akan dilakukan. Antara lain, status gizi, tekanan darah, kadar gula, tinggi dan berat badan, kondisi mata, telinga, gigi, serta deteksi anemia. Untuk siswa perempuan di tingkat SMP dan SLTA, pemeriksaan khusus juga dilakukan untuk memantau status gizi secara lebih detail.
Yadi menambahkan bahwa tim medis yang diterjunkan dalam program ini lengkap, mulai dari dokter, bidan, perawat, petugas promosi kesehatan, hingga tenaga medis lain yang relevan dengan indikator pemeriksaan. Jika dalam pemeriksaan ditemukan gangguan kesehatan seperti anemia atau keluhan lain, pihaknya akan segera melakukan tindak lanjut dan penanganan yang diperlukan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Agus Nurdin, mengapresiasi kegiatan CKG ini. Menurutnya, program ini sangat membantu pihak sekolah dan guru dalam memahami kondisi kesehatan siswa secara menyeluruh.
Agus menilai bahwa program ini mendorong kesadaran bersama antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam menjaga kesehatan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Ia berharap, dengan adanya program ini, kesehatan siswa dapat terpantau secara optimal dan mendukung proses belajar mengajar yang efektif.
Program CKG ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat kesehatan langsung, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan sejak dini. Dengan pendekatan yang terpadu antara pemerintah, sekolah, dan keluarga, diharapkan anak-anak di Kabupaten Pangandaran bisa tumbuh menjadi generasi yang sehat dan tangguh.








