Peristiwa Tragis dalam Pesta Pernikahan Putri Karlina
Putri Karlina, menantu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, akhirnya mengungkapkan perasaannya terkait insiden memilukan yang terjadi dalam pesta pernikahannya. Insiden tersebut menewaskan tiga orang dan melukai sejumlah lainnya, sehingga menjadi perhatian publik.
Dalam sebuah surat terbuka yang ditulis olehnya sendiri, Putri Karlina menyampaikan permintaan maaf mendalam kepada masyarakat serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwenang. Surat tersebut diunggah pada Senin (21/7), dan menjadi salah satu bentuk tanggung jawab yang ia ambil sebagai tokoh publik.
Dalam surat tersebut, Putri Karlina mulai dengan ungkapan duka dan refleksi tentang kehidupan yang sering kali diuji oleh berbagai tantangan. Ia menjelaskan bahwa musibah yang terjadi pada Jumat, 18 Juli 2025 lalu, sama sekali tidak pernah ia bayangkan atau niatkan. “Tidak ada setitik pun terbayang dalam benak, atau terselip dalam hati, niat buruk untuk mencelakakan siapapun,” tulisnya dalam surat tersebut.
Selain itu, Putri Karlina juga menegaskan bahwa dirinya dan keluarga akan tetap mendampingi keluarga korban melewati masa sulit ini. Ia mengaku bertanggung jawab secara moral dan menyampaikan simpati yang tulus untuk para korban serta keluarganya. Meski tengah diliputi duka dan badai persoalan, ia menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan amanah sebagai wakil pimpinan daerah. Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Bupati Garut.
Putri Karlina menyebut dirinya akan tetap berusaha memberi manfaat sebagai seorang ibu, istri, dan manusia yang berguna bagi sesama. Permintaan maaf yang disampaikannya sangat jelas dan tulus, karena ia merasa bertanggung jawab atas kejadian yang terjadi.
“Saya memohon maaf untuk apa yang terjadi. Saya dan keluarga telah dan akan selalu membersamai para korban melalui masa sulitnya,” tulis Putri mengakhiri suratnya. Ia pun menutup pernyataan tersebut dengan doa agar Allah memberikan ampunan atas segala yang terjadi.
Latar Belakang Kejadian
Sebelumnya, tiga orang meninggal dunia dalam acara Pesta Rakyat yang merupakan rangkaian dari pernikahan Putri Karlina dengan Maula Akbar Mulyadi Putra, putra sulung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Kejadian tragis tersebut terjadi saat ada pembagian makanan gratis.
Masyarakat yang sudah mengantre langsung berdesak-desakan ketika makanan gratis dibagikan di gerbang barat alun-alun Garut, Jawa Barat. Banyak orang terinjak-injak karena saking padatnya orang yang berusaha mendapatkan makanan gratis. Tiga orang yang meninggal dunia yaitu Vania Aprilia, Dewi Jubaedah, dan Bripka Cecep Saeful Bahri.
Selain itu, terdapat 23 orang mengalami pingsan kekurangan oksigen akibat berdesak-desakan untuk mendapatkan makanan gratis dalam acara pernikahan Putri Karlina dan Maula Akbar.
Kejadian ini menjadi peringatan penting tentang pentingnya pengaturan keamanan dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi acara besar seperti ini. Dengan adanya kejadian ini, semoga dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih waspada dan proaktif dalam menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.








