Atasi Kemacetan Tajur, Pemkot Bogor Bangun Jalur Alternatif ke Ciliwung

by -155 views
by
Atasi Kemacetan Tajur, Pemkot Bogor Bangun Jalur Alternatif ke Ciliwung

JABARMEDIA – Upaya mengatasi kemacetan yang berlarut-larut di jalur Tajur kembali mendapat perhatian serius dari pemerintah kota. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memastikan pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan kawasan Katulampa hingga Ciliwung terus dilanjutkan tahun ini.

Proyek ini menjadi salah satu cara utama dalam mengurangi arus kendaraan dari Puncak dan Sukabumi, sehingga tidak semua terkumpul di jalan Pajajaran dan Tajur.

Dedie menyampaikan bahwa dalam tahap pembangunan tahun ini, pihaknya mengutamakan pemasangan beton pada jalan yang panjangnya sekitar 350 meter. Jalur tersebut melintasi dari Katulampa Bulet hingga Katulampa Ciliwung.

“Tahun ini kita lanjutkan penguatan beton sekitar 350 meter. Selanjutnya tahun depan kita berupaya hingga batas jembatan Ciliwung,” katanya saat diwawancara pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

Bukan hanya pekerjaan fisik, pemerintah masih menghadapi tantangan dalam proses pengadaan lahan di bagian lain jalur alternatif tersebut. Wilayah yang dimaksud meliputi jalur dari Sindangrasa menuju Wangun hingga Tugu Kuntum.

Dari keseluruhan kebutuhan, masih tersisa sekitar 1,47 hektare lahan yang belum dikuasai, terdiri dari beberapa bidang tanah milik masyarakat.

Baca Juga:  Dedie Rachim Dapat Piala Apresiasi Kompas TV untuk Majukan Ekonomi Kreatif Kota Bogor

“Jalur Katulampa Bulet hingga Katulampa Ciliwung sudah selesai. Namun, dari Sindangrasa hingga Wangun, lahan yang tersedia masih kurang sekitar 1,47 hektar. Kami berharap kondisi keuangan daerah tetap stabil, sehingga anggaran untuk pemberesan lahan ini dapat dialokasikan,” ujar Dedie.

Jalur alternatif ini, menurutnya, akan sangat membantu kelancaran pergerakan masyarakat serta memperkuat keterhubungan antar daerah di Bogor.

Dedie menekankan bahwa kehadiran jalur baru akan mengalihkan sebagian beban lalu lintas dari arah Puncak dan Sukabumi, sehingga tidak lagi menumpuk di simpang Tajur yang sering menjadi lokasi kemacetan parah.

“Jika jalur ini selesai dibangun, kendaraan dari Puncak atau Sukabumi tidak perlu masuk ke Sisesa atau melewati Pajajaran. Mereka bisa langsung menuju Warung Jambu tanpa melalui jalan yang padat di Tajur,” katanya.

Pemerintah Kota Bogor Berencana Membangun Jembatan dengan Dua Jalur

Selain membangun jalan, Pemerintah Kota Bogor juga memiliki rencana besar berupa pembangunan jembatan dua arah di atas Sungai Ciliwung.

Jembatan ini akan menjadi bagian yang penting dalam jaringan jalan alternatif tersebut. Menurut desain awal, jembatan tersebut akan memiliki lebar 32 meter dengan bentang panjang lebih dari 60 meter.

Baca Juga:  Persib Kalahkan Pusamania Borneo FC 3-0

Dedie mengakui, pembangunan jembatan ini bukan hal yang sederhana karena memerlukan dana yang sangat besar.

“Tantangan kami ialah membangun jembatan yang memiliki lebar 32 meter dan bentang lebih dari 60 meter. Hal ini tentu memerlukan dana yang cukup besar, sehingga kami sedang meninjau kembali DED-nya,” katanya.

Setelah dokumen perencanaan detail (DED) selesai dilakukan peninjauan, Pemkot Bogor rencananya akan mengajukan permohonan rekomendasi teknis kepada kementerian yang relevan.

Dedie berharap pemerintah pusat dapat turut memberikan bantuan dana guna mempercepat pembangunan jembatan tersebut.

“Kita berusaha memperoleh kesempatan, siapa tahu pemerintah pusat dapat memberikan bantuan dana. Namun yang paling penting, kita selesaikan terlebih dahulu seluruh proses administrasi dan persyaratan teknis. Setelah itu, baru kita ajukan permohonan untuk mendapatkan alokasi anggaran dari pusat,” katanya.

Dengan rencana ini, Dedie berharap beban lalu lintas di kawasan Bogor Timur akan mengalami penurunan yang signifikan. Jika jalur alternatif dan jembatan penghubung ini selesai sepenuhnya, masyarakat serta para wisatawan dari Puncak dan Sukabumi akan memiliki opsi rute yang lebih cepat, aman, dan nyaman.

Baca Juga:  Biodata Effendi Edo, Wali Kota Cirebon Dihujat Warga Akibat Kenaikan PBB 1.000 Persen, Ini Hartanya

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.