Bulog Subang Kelebihan Stok 35.000 Ton Beras, Sewa Gudang Tambahan

by -127 views
by
Bulog Subang Kelebihan Stok 35.000 Ton Beras, Sewa Gudang Tambahan

JABARMEDIA – Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Subang menghadapi kelebihan stok beras sebanyak 35.000 ton. Dari total 65.000 ton beras yang dikelola saat ini, kapasitas gudang mereka hanya mampu menampung sekitar 30.000 ton, sehingga Bulog perlu meningkatkan biaya penyimpanan dan pemeliharaan.

“Maka kami memiliki kelebihan stok sebesar 35.000 ton, sehingga kami menyewa gudang di luar milik Bulog. Sewa kepada pihak swasta,” ujar Kepala Cabang Bulog Subang Djoko Purnomo, Kamis 14 Agustus 2025.

Menurutnya, persediaan beras melimpah berkat program Asta Cita Presiden Prabowo yang bertujuan untuk membangun ketahanan pangan nasional. Tindakan ini diakui berhasil meningkatkan produksi padi secara signifikan di Kabupaten Subang sejak awal hingga pertengahan tahun ini.

Sepanjang tahun 2025, dikabarkan, Bulog Subang ditargetkan untuk membeli hasil panen petani hingga 55.000 ton beras, namun target ini telah tercapai dalam waktu kurang dari setahun.

Di sisi lain, persediaan beras dari tahun lalu yang masih tersimpan di gudang Bulog sekitar 16.000 ton. Akibatnya, persediaan beras yang diurus oleh Bulog Subang diperkirakan akan terus menumpuk hingga akhir tahun ini.

Baca Juga:  7 Kebiasaan Kerja yang Tak Terduga Jauhkan Kamu dari Orang Tercinta

Salah satu langkah yang dilakukan Bulog dalam mendistribusikan persediaan beras di gudang adalah melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Ia menyebutkan bahwa target yang ditetapkan untuk wilayah kerjanya di Subang dan Purwakarta hanya sebesar 13.000 ton.

Pasar murah

Djoko menjelaskan bahwa program SPHP dimulai sejak Juli 2025, dan melibatkan lembaga pemerintah di tingkat daerah, seperti TNI dan Polri. Salah satu contohnya adalah dengan menyelenggarakan pasar murah secara bersamaan pada Agustus 2025.

“Untuk memperluas penyaluran beras kepada masyarakat, kita perlu mendistribusikannya ke pasar-pasar, toko ritel, hingga warung-warung, agar lebih dekat dengan masyarakat sehingga pasokan menjadi lebih melimpah dan harga bisa langsung turun,” katanya.

Namun, ia mengakui, program tersebut masih belum cukup untuk mengurangi persediaan beras yang menumpuk di gudang Bulog. Kelebihan stok dari Subang, menurutnya, bisa dialirkan ke daerah atau provinsi lain yang memerlukan beras.

Sementara itu, Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta dan Subang menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah di berbagai tempat secara bersamaan. Kegiatan tersebut mendapat respon antusias dari masyarakat.

Baca Juga:  INKAI DOJO BOMA 04 CIAMPEA CETAK "TIGA KOHAI MENJADI SENPAI" DI SPORT HALL TNI HAMBALANG

 

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.