Candi Cangkuang, Daya Tarik Sejarah yang Mengangkat Nama Garut di Dunia

by -122 views
by
Candi Cangkuang, Daya Tarik Sejarah yang Mengangkat Nama Garut di Dunia

JABARMEDIA – Tidak hanya terkenal dengan dodol, domba Garut, dan pemandangan pegunungannya yang menakjubkan, ternyata Kabupaten Garut juga memiliki destinasi sejarah yang membuat kagum: Candi Cangkuang.

Berada di Kecamatan Leles, tepat di tengah-tengah Situ Cangkuang yang menarik, candi ini menjadi salah satu bukti bahwa Garut memiliki kisah sejarah yang tak kalah menarik dibanding kota-kota lain di Indonesia.

Bayangkan, hanya untuk sampai ke lokasi candinya, pengunjung harus naik perahu rotan sambil melewati danau yang airnya tenang dan pemandangan pegunungan di sekitarnya.

Perasaannya benar-benar membuat kita merasa masuk ke “pintu” masa lalu. Ketika tiba di pulau kecil tempat Candi Cangkuang berdiri, pengunjung langsung disambut suasana yang sejuk, teduh, dan penuh dengan nilai sejarah.

Jejak Hindu di Jawa Barat

Candi Cangkuang diperkirakan dibuat pada abad ke-8, ketika pengaruh agama Hindu masih dominan di Tanah Sunda. Yang menarik, candi ini merupakan satu-satunya bangunan candi Hindu yang ditemukan di wilayah Tatar Sunda.

Meskipun bentuknya sederhana, tidak sebesar candi di Jawa Tengah atau Jawa Timur, justru hal ini memberikan nuansa mistis yang menarik dan membuat tempat tersebut nyaman untuk dikunjungi.

Baca Juga:  Suara Gen Z Toraja: Kuatkan UMKM Lokal

Di dekat area candi, terdapat pula Makam Embah Dalem Arief Muhammad, tokoh yang memperkenalkan agama Islam di kawasan ini.

Kombinasi antara tempat ibadah Hindu dan Islam di satu titik ini menunjukkan keselarasan budaya dan toleransi yang telah ada selama ratusan tahun.

Wisata Sejarah dan Alam = Paket Lengkap

Kunjungan ke Candi Cangkuang tidak hanya terkait dengan mempelajari sejarah. Keindahan alam di sekitarnya juga sangat menarik untuk dilihat.

Dari pulau kecil ini, kamu mampu melihat pemandangan Gunung Haruman dan Gunung Mandalawangi yang megah berdiri jauh di kejauhan.

Bahkan udara segar khas pegunungan Garut yang membuat pikiran langsung rileks.

Bagi yang menyukai fotografi, lokasi di atas rakit bambu serta tepi danau merupakan latar belakang yang pasti membuat feed Instagram semakin menarik.

Sementara menjadi tempat liburan keluarga, lokasi ini juga nyaman karena suasana yang tenang, jauh dari kebisingan kota.

Akses dan Tiket yang Terjangkau

Lokasinya sangat mudah dijangkau, hanya membutuhkan sekitar 40 menit perjalanan dari pusat Kota Garut atau 3 jam dari Bandung melalui jalur Nagreg.

Baca Juga:  Dago Pakar, Tempat Wisata yang Murah dan Menyejukan Hati

Harga tiketnya terjangkau, rata-rata di bawah Rp 20 ribu, sudah termasuk pengalaman menyeberang menggunakan perahu bambu yang ikonik.

Pesan untuk Generasi Muda

Candi Cangkuang bukan hanya tempat wisata, tetapi juga pengingat bahwa kita memiliki warisan budaya yang perlu dilestarikan.

Pemuda di Garut dan sekitarnya sangat disarankan untuk hadir, bukan hanya untuk penyembuhan, tetapi juga untuk mengenal sejarah leluhur mereka sendiri.

Jadi, jika besok akhir pekan bingung ingin pergi ke mana, coba saja mampir ke Candi Cangkuang.

Coba nikmati perpaduan liburan alam, sejarah, dan budaya yang menarik—dan siapa tahu, kamu pulang bukan hanya membawa foto menarik, tapi juga kisah masa lalu yang membuatmu semakin bangga menjadi bagian dari Indonesia. 

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.