Sosok Jaksa Penuntut Umum yang Viral di Sidang Nikita Mirzani
Sidang kasus dugaan pemerasan yang melibatkan artis ternama Nikita Mirzani dan dokter kecantikan Reza Gladys kembali memicu perhatian publik. Salah satu pihak yang menjadi sorotan dalam persidangan tersebut adalah Jaksa Penuntut Umum (JPU) bernama Inda Putri Manurung. Momen yang terjadi saat ia meminta Nikita Mirzani untuk mengenakan baju tahanan setelah sidang selesai, membuatnya viral di media sosial.
Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, suasana cukup memanas ketika Nikita Mirzani menolak kembali ke Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu. Ia menolak menggunakan rompi tahanan yang disodorkan oleh JPU. Perselisihan ini berujung pada adu mulut antara Nikita dan Inda Putri Manurung.
Perkembangan Kasus Nikita Mirzani vs Reza Gladys
Nikita Mirzani diduga melakukan pemerasan dan pencucian uang senilai Rp4 miliar terhadap Reza Gladys. Dalam persidangan, ia menuntut agar rekaman percakapan yang menjadi salah satu bukti diputar secara terbuka di hadapan majelis hakim. Menurutnya, ada indikasi bahwa pihak Reza Gladys memengaruhi proses sidang dengan membayar JPU dan Hakim.
“Saya minta rekaman itu diputar. Saya enggak mau kembali ke Rutan Pondok Bambu untuk kasus pidana yang konyol kayak begini. Sudah cukup lima bulan saya berdiam diri,” ujar Nikita. Namun, permintaannya tidak dipenuhi, sehingga persidangan ditutup tanpa adanya pemutaran rekaman tersebut.
Ia juga menyatakan kesiapannya untuk memutar rekaman sendiri jika tidak diputar oleh pihak yang berwenang. Dengan telepon genggamnya, Nikita akhirnya memainkan rekaman tersebut di ruang sidang, meski tanpa kehadiran jaksa penuntut umum dan majelis hakim.
Komentar dari Jaksa Penuntut Umum
Setelah sidang, Inda Putri Manurung memberikan komentar terkait kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa Nikita memiliki waktu untuk menyerahkan bukti baru berupa rekaman Reza Gladys usai memeriksa saksi persidangan. “Anda akan mempunyai waktu untuk mengirimkan alat bukti. Setelah kami selesai dengan saksi-saksi kami,” katanya.
Inda menegaskan bahwa Nikita memiliki kesempatan untuk memberikan keterangan saksi, alat bukti, atau barang bukti lainnya sesuai ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Ia juga meminta Nikita kooperatif untuk kembali ke Rutan Pondok Bambu sesuai ketetapan hakim.
Profil Inda Putri Manurung
Inda Putri Manurung adalah seorang Jaksa Penuntut Umum yang bertugas di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Ia lulus dari Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Surabaya. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, ia melanjutkan studi magister di Universitas Muslim Indonesia, Makassar.
Dikenal sebagai sosok yang tegas dan profesional, Inda sering menangani kasus-kasus pidana khusus. Ia juga tercatat sebagai JPU dalam beberapa perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Meskipun telah menjadi sorotan karena insiden di ruang sidang, ia tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.
Tanggapan Publik atas Insiden di Ruang Sidang
Insiden antara Nikita Mirzani dan Inda Putri Manurung menimbulkan berbagai respons dari masyarakat. Beberapa netizen menyebut bahwa sikap Nikita terlalu keras dan tidak sopan terhadap aparat hukum. Di sisi lain, banyak yang mendukung langkah Nikita dalam mempertanyakan proses hukum yang dinilai tidak transparan.
Meski demikian, semua pihak diharapkan dapat menjaga kepercayaan terhadap sistem hukum Indonesia. Proses persidangan harus berjalan dengan adil, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku.








