MANU Tasikmalaya Gabungkan Agama dan Teknologi, Siapkan Siswa Kompetitif Global

by -123 views
by
MANU Tasikmalaya Gabungkan Agama dan Teknologi, Siapkan Siswa Kompetitif Global

JABARMEDIA – Sekolah Menengah Atas Nahdlatul Ulama (MANU) Kota Tasikmalaya terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dengan fokus utama menghasilkan generasi unggul yang berakhlak baik.

Kepala Sekolah MANU Kota Tasikmalaya, Asep Robidin, S.Ag., menyampaikan visi, misi, dan program andalan yang menjadi ciri khas institusi tersebut.

“Kami tidak hanya menginginkan siswa yang unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik dan budi pekerti yang luhur,” kata Asep Robidin.

“Tujuan kami adalah mewujudkan individu muslim yang berkualitas, mandiri, memiliki wawasan ilmu pengetahuan yang didasarkan pada iman dan ketakwaan,” tambahnya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, sekolah melaksanakan misi yang meliputi pengembangan siswa yang berakhlak Islam, memiliki wawasan luas, kreatif, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, siap bersaing di tingkat pendidikan yang lebih tinggi, serta mampu memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.

MANU Kota Tasikmalaya menyediakan berbagai program andalan. Beberapa di antaranya yaitu kajian kitab kuning untuk meningkatkan pemahaman agama, pelatihan desain grafis yang menekankan penggunaan perangkat lunak seperti CorelDraw, serta program otomotif yang baru saja dimulai setahun terakhir ini namun masih dalam proses pengembangan.

Baca Juga:  Santri Jadi Dokter, Perjuangan Ali Alatas dari Hutan Mengejar Pendidikan

“Mengapa ada pendidikan otomotif di sini karena kami ingin menggabungkan antara ilmu agama dan ilmu otomotif. Fasilitas sekolah terus ditingkatkan, termasuk ruang kelas dan perpustakaan yang lengkap,” tambahnya.

Rencana perkembangan masa depan meliputi peningkatan mutu lulusan, memperluas jaringan kerja sama, mengembangkan program kreatif, serta menciptakan kepribadian siswa secara berkelanjutan.

Pengajar di MANU Kota Tasikmalaya juga memiliki peran krusial dalam inisiatif ini. Mereka menggunakan pendekatan individual, pembelajaran bersama, serta memanfaatkan media sosial sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran.

Seorang guru, Jujun Junaedi, S.Pd., menjelaskan pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam kelas.

“Kami menerapkan metode pembelajaran yang melibatkan siswa secara langsung dan memberikan pengalaman praktis di lapangan, serta memotivasi partisipasi aktif dari peserta didik,” ujarnya.

Pengukuran perkembangan siswa dilakukan melalui ujian harian, tugas, presentasi, serta pengamatan langsung. Selain itu, sekolah berencana memperbaiki fasilitas pendukung, seperti laboratorium, komputer, dan perpustakaan.

Asep Robidin berharap MANU Kota Tasikmalaya tetap memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.