JABARMEDIA – Upacara apel pagi gabungan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang diadakan di lapangan upacara Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (4/7/2025). Apel ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumedang, Tuti Ruswati, dan dihadiri seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pejabat struktural, fungsional, serta Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Madya dan Pratama.
Apel kali ini memiliki makna khusus karena digelar bersamaan dengan pemberian apresiasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berprestasi. Berbagai penghargaan yang diserahkan meliputi Surat Keputusan Kenaikan Pangkat, penghargaan kinerja terbaik semester I 2025, penghargaan untuk ASN yang telah pensiun, serta penghargaan kepada siswi terbaik dalam program PKL di lingkungan Setda.
Dalam pidatonya, Sekda Tuti menyampaikan rasa terima kasih atas komitmen para ASN dalam menjalankan tugas. Ia menekankan bahwa menjadi ASN bukan hanya pekerjaan administratif, tetapi juga bentuk ibadah dan pelayanan kepada masyarakat. “Yang sudah pensiun, tidak berarti berhenti berkontribusi. Ilmu, pengalaman, serta semangat pelayanan harus terus disebarkan di lingkungan masing-masing,” katanya.
Dorong Kinerja dan Tingkatkan Realisasi Anggaran
Kepala Sekretariat Daerah Tuti juga mengucapkan selamat kepada Aparatur Sipil Negara yang mendapat kenaikan pangkat, termasuk dua kepala dinas yang telah dilantik sebagai pejabat eselon II. Menurutnya, prestasi ini harus menjadi semangat bagi seluruh ASN untuk bekerja lebih maksimal.
Ia menyampaikan evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2025, yang hingga awal Agustus baru mencapai 51% untuk belanja dan 53% untuk pendapatan. Padahal, target idealnya sudah mencapai 70%. “Kita perlu bekerja lebih keras, terlebih menghadapi tahapan perubahan APBD. Jangan sampai target pendapatan mengalami penurunan dan berdampak pada program prioritas,” tegasnya.
Sekda juga menyoroti keterbatasan penyaluran dana dari pusat serta kebijakan terbaru Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang tidak lagi memberikan bantuan keuangan dalam bentuk tunai kepada kabupaten/kota.
Tekankan Kerja Sama, Kreativitas, dan Tanggung Jawab Sosial
Tuti menekankan perlunya kerja sama lintas bidang, peningkatan pendapatan asli daerah, serta pelunasan pajak bumi dan bangunan oleh seluruh Aparatur Sipil Negara. Ia mengingatkan tiga karakter penting ASN:
1. Kualitas perilaku – integritas, kejujuran, disiplin.
2. Kemampuan kompetensi – peningkatan pengetahuan melalui beasiswa, pelatihan, dan pengakuan pembelajaran sebelumnya.
3. Kemampuan komunikasi dan koordinasi lintas sektor guna mencegah terjadinya kerja yang terisolasi.
“Jangan bekerja sendirian. Harus berdiskusi, harus bekerja sama. Satu program tidak akan berhasil tanpa dukungan dari berbagai divisi,” pesannya.
Sekda juga mengajak pegawai negeri muda untuk memanfaatkan kesempatan beasiswa S2 dan S3, baik melalui LPDP maupun RPL, serta giat mencari solusi kreatif dalam berbagai tantangan.
Pembukaan Sekolah Rakyat dan Perhatian terhadap Kemiskinan Ekstrem
Tuti menyampaikan bahwa pada Selasa (5/8/2025) akan diresmikan Sekolah Rakyat yang digagas bersama Kementerian Sosial, Pemprov Jabar, dan Pemkab Sumedang. Sekolah ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan sistem pendanaan kolaboratif, termasuk melalui infaq Aparatur Sipil Negara.
Ia menegaskan bahwa meskipun Sumedang telah menyatakan nol kemiskinan ekstrem, masih terdapat warga yang tinggal dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Oleh karena itu, ia meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk lebih memperhatikan lingkungan sosial dan melaporkan kasus-kasus yang mendesak ke Bagian Kesra. “ASN harus menjadi contoh dalam kepedulian. Meskipun kontribusinya kecil, jika dilakukan bersama-sama akan sangat berarti,” tutupnya.








