JABARMEDIA – Pengobatan terhadap pohon durian yang layu akibat serangan hama atau virus biasanya dilakukan dengan menyemprotkan fungisida atau obat-obatan lainnya, namun hal yang tidak biasa dan jarang dilakukan oleh para petani, H.Asep, seorang petani dari Leuwimalang, mengobati pohon durian yang sakit dengan cara diinfus seperti manusia.
Saat mengunjungi rumahnya di Jalan Leuwimalang, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, terlihat sebuah pohon durian yang diberi infus dengan jarum tertancap di bagian bawah, sedangkan di bagian atas tergantung botol air mineral yang berisi cairan dengan selang yang di tengahnya terdapat alat pengatur aliran cairan.
Ketika ditanya, H.Asep pemilik pohon durian mengungkapkan bahwa infusan itu sengaja dipasang untuk menyembuhkan pohon durian yang terkena gangguan penyakit.
Ia menjelaskan, bahwa cairan infus yang digunakan untuk mengobati tanaman yang terkena penyakit merupakan campuran buatannya sendiri.
“Sepertinya memang hanya lelucon, tetapi beberapa kali saya mencoba, dan hasilnya tanaman kembali tumbuh dengan baik, bahkan daunnya lebih tebal,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, awalnya ia terpikir untuk memberikan infus pada tanaman berawal dari logika, menurutnya, ketika manusia sakit dan diobati dengan cara diminum prosesnya lebih lambat, berbeda dengan infus yang reaksinya lebih cepat.
“Dari sana kami berusaha menerapkan sistem infus pada pohon, dan hasilnya cukup memuaskan,” tambahnya.
Temuan metode pengobatan tanaman yang tidak biasa ini menjadi inovasi dan motivasi bagi petani dalam menghasilkan sesuatu yang berguna dalam perkembangan bidang pertanian.








