Wakil Wali Kota Tasikmalaya Minta Validasi Data PKH yang Akurat

by -122 views
by
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Minta Validasi Data PKH yang Akurat

JABARMEDIA – Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra menegaskan bahwa validasi data penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Tasikmalaya harus benar-benar tepat sasaran. Jangan sampai ada masyarakat miskin yang seharusnya layak menerima, justru terlewat. Sementara itu, yang lebih mampu justru masuk dalam daftar penerima.

Hal tersebut diungkapkan Diky setelah Rapat Koordinasi Sumber Daya Manusia PKH Kota Tasikmalaya, di Gedung Creative Center (GCC) Dadaha, Kota Tasikmalaya, pada hari Kamis 11 September 2025.

Menurutnya, kesalahan dalam menentukan sasaran tidak hanya dapat memicu rasa iri di kalangan masyarakat, tetapi juga berisiko memicu perselisihan antar kelompok.

“Kesalahan manusia adalah hal yang harus kita hindari, dan kita akan berusaha meminimalkan kejadian tersebut,” katanya.

Petugas PKH, menurut informasi, perlu mampu bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS), lembaga yang ditunjuk sebagai pengumpul data utama untuk program tersebut.

“Model atau sistemnya kami serahkan kepada mereka, agar kami dapat fokus pada inti penanggulangan kemiskinan,” kata Diky.

Baca Juga:  Teror NICA vs. Penyakit Kudis

Ia juga mengusulkan adanya pengelompokan berdasarkan kategori program PKH. Pasalnya, saat ini terdapat perbedaan kebutuhan di kalangan masyarakat miskin.

“Ada masyarakat yang hanya membutuhkan bantuan sembako dan sebagainya. Ada pula yang memerlukan ruang keterampilan atau keahlian yang dapat menciptakan kesempatan kerja,” katanya.

Jangan main-main

Pada kesempatan tersebut, Diky juga memberi peringatan kepada petugas PKH agar tidak bersikap santai terhadap tanggung jawab, terlebih lagi sampai memperkaya diri sendiri dari program tersebut.

Perbuatan semacam itu tidak hanya melukai kepercayaan masyarakat, tetapi juga mengancam kelangsungan program bantuan sosial yang seharusnya sampai kepada warga miskin dan rentan. Di sisi lain, Diky juga memberikan apresiasi terhadap kinerja petugas PKH Kota Tasikmalaya yang telah berhasil masuk 21 besar PKH se-Indonesia.

Di sisi lain, Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya Budi Rachman menyampaikan bahwa kehadiran para pendamping sebagai mitra PKH memiliki peran yang sangat penting dalam membantu pemerintah kota mengatasi berbagai masalah sosial, khususnya terkait dengan kondisi kesejahteraan masyarakat yang rentan. “Masalah masyarakat miskin bervariasi, mulai dari kerentanan ekonomi hingga kerentanan kesehatan. Itulah yang menjadi fokus utama PKH,” katanya.

Baca Juga:  Jejak Karir Letjen Endi Supardi, Pria Majalengka yang Kini Jadi Panglima Marinir

Budi menekankan bahwa PKH di Kota Tasikmalaya telah berjalan dengan baik dan terbukti mampu. Hal ini terlihat dari pencapaian kinerja yang dinilainya sangat luar biasa.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.