JABARMEDIA – Angin kencang yang mengguncang wilayah Kabupaten Bogor pada akhir pekan lalu menyebabkan atap rumah penduduk di beberapa daerah terlempar.
Di antaranya, ada pohon yang roboh karena cuaca buruk terjadi.
“Karena hujan lebat disertai angin kencang,” ujar Kabid Ratik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani dalam pernyataannya, Minggu (19/10/2025) malam.
Cuaca buruk yang berulang terjadi di beberapa desa di Kabupaten Bogor pada hari Kamis, Jumat hingga Sabtu.
Berdasarkan laporan BPBD, pertama kali ditemukan di Kampung Kelapa, Desa Cimanggu 2, Kecamatan Cibungbulang, terdapat puluhan rumah yang atapnya terbang.
Kerusakan yang terjadi pada rumah-rumah warga ini termasuk kerusakan kecil.
Sebanyak 27 rumah mengalami kerusakan atap di lima wilayah RT, untungnya tidak ada korban jiwa.
“Sebagian besar rumah warga yang mengalami kerusakan pada atap telah diperbaiki oleh pemiliknya, namun ada juga yang belum diperbaiki,” ujar Adam.
Di Kampung Pabuaran, RT 02/05, Desa Pabuaran, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, terdapat pohon yang roboh akibat angin kencang.
Terdapat dua bangunan yang mengalami kerusakan kecil akibat peristiwa tersebut.
“Rumah mengalami kerusakan di bagian atap karena tertimpa pohon rambutan,” ujar Adam.
Beruntung tidak ada korban luka maupun nyawa dalam kejadian tersebut.
Kemudian kejadian terjadi di Kampung Jawa, RT 02/03, Desa Sukamaju, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Pada saat hujan lebat dan angin kencang terjadi di tengah malam, atap rumah penduduk tersebut roboh.
Atap yang rusak ini meliputi plafon dan genteng di area kamar serta bagian depan rumah.
Kerusakan termasuk dalam kategori rusak sedang, selain itu satu orang pemilik rumah juga mengalami luka.
“Saat sedang membersihkan bahan atap yang rusak, pemilik rumah terkena genteng yang jatuh, menyebabkan cedera di bagian kepala,” katanya.





