JABARMEDIA – Peristiwa pembunuhan terhadap seorang anak sekolah dasar di Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, masih menjadi perhatian masyarakat. Penduduk setempat mengira, pelaku memiliki niat tidak wajar secara seksual dalam tindakan kejamnya.
Kepala Desa Sadasari, Abdul Miskab, menyampaikan bahwa isu mengenai motif seksual memang menyebar luas di kalangan masyarakat.
Isu yang beredar di kalangan masyarakat menyebutkan bahwa pelaku mengalami gangguan seksual atau bersifat homoseksual. Namun, kebenarannya kami tidak dapat memastikan, karena itu termasuk dalam ranah penyelidikan aparat,” kata Abdul saat dimintai konfirmasi, Selasa (21/10/2025).
Ia menuturkan, keluarga korban menyampaikan rasa terima kasih setelah aparat kepolisian berhasil menangkap tersangka pembunuhan tersebut.
“Keluarga korban bersyukur karena pelaku berhasil ditangkap. Mereka berharap agar pelaku menerima hukuman yang paling berat,” katanya.
Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait motif sebenarnya di balik pembunuhan yang dilakukan terhadap anak tersebut. Dan hal ini baru saja diungkap dalam konferensi pers pagi ini.







