JABARMEDIA – Kasus kematian seorang anak laki-laki berusia 11 tahun dengan inisial MR yang ditemukan meninggal di toilet Masjid At-Taubah, Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka mulai menunjukkan tanda-tanda kejelasan.
Kepala Desa Sadasari, Abdul Miskad, mengakui bahwa polisi telah menahan seseorang yang diduga sebagai pelaku.
“Alhamdulillah, pelakunya ditemukan kemarin sekitar pukul tiga sore,” ujar Abdul Miskad saat dihubungi, Selasa (21/10/2025).
Ia mengatakan, tersangka pelaku adalah warga dari luar Desa Sadasari dan disebut-sebut bekerja di salah satu bengkel di kawasan Maja.
“Orangnya bukan penduduk setempat, dari desa lain. Katanya bekerja di Mitsu Maja,” katanya.
Menurut Abdul Miskad, masyarakat dan keluarga korban berharap proses hukum dapat berlangsung secara adil serta terbuka.
“Harapan keluarga, pelaku harus menjalani hukuman sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian menyatakan pihaknya akan memberikan informasi terkini mengenai kasus tersebut kepada masyarakat.
“(nanti) kita datangi,” kata Willy saat dikonfirmasi.
Diketahui, Polres Majalengka melalui Satreskrim akan mengungkap kasus ini dalam waktu dekat. Bersamaan dengan itu, beredar beberapa foto di media sosial yang menunjukkan proses penangkapan seorang pria yang diduga terlibat dalam kasus kematian anak tersebut.
Namun, hingga berita ini dirilis, pihak kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait identitas dan alasan pelaku.
Sebelumnya, jasad seorang anak laki-laki berusia 11 tahun dengan inisial MR, siswa kelas 5 SD, ditemukan meninggal di kamar mandi area Masjid At-Taubah, Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka.








