Pembatalan Perubahan Nama Stasiun Cirebon BT Batik Trusmi Membuat Pemilik Kaget dan Kecewa

by -87 views
by
Pembatalan Perubahan Nama Stasiun Cirebon BT Batik Trusmi Membuat Pemilik Kaget dan Kecewa

JABARMEDIA – Pengesahan nama Stasiun Cirebon menjadi KAI Cirebon BT Batik Trusmi tidak jadi dilaksanakan.

Pembatalan tersebut tiba-tiba datang dari pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) hanya dua hari sebelum perayaan yang seharusnya dijadwalkan pada 1 Oktober 2025.

Pemilik Batik Trusmi BT, Sally Giovanny, mengungkapkan rasa kaget dan kekecewaan ketika mendengar kabar pembatalan dari PT KAI.

Ia menerima informasi tersebut pada malam 29 September.

Pada H-2 tanggal 29 September malam, tiba-tiba kita mendapat informasi dari PT KAI melalui online bahwa ada surat pembatalan. Kita tentu kaget,” kata Sally saat diwawancarai kembali, Kamis (2/10/2025) pagi.

Sally mengatakan, keputusan mendadak tersebut dianggap tidak adil karena seluruh persiapan hampir selesai.

Bahkan, undangan telah disebar ke beberapa pihak.

Kita telah sepakat untuk meresmikan peluncurannya pada tanggal 1 Oktober kemarin dan persiapannya sudah mencapai 90 persen. Kita sudah menyebarluaskan undangan.

Kita telah menghabiskan tenaga, dana, dan pikiran untuk mempersiapkan semuanya, lalu tiba-tiba dibatalkan dua hari sebelumnya, itu terasa tidak adil,” katanya.

Baca Juga:  Misteri dan Jejak @kemalsept, Akun Penghina Bandung dan Ridwan Kamil

Menurut Sally, kesepakatan naming rights tersebut justru diusulkan langsung oleh PT KAI sekitar lima bulan yang lalu.

Perjanjian telah dibuat, dengan masa kerja sama selama tiga tahun.

Sekitar lima bulan yang lalu, PT KAI mengajukan kerja sama hak penamaan ini kepada BT Batik Trusmi.

Setelah kita berdiskusi, terdapat kesepakatan mengenai nilai yang telah kita tentukan.

“Jadi, BT Batik Trusmi siap berkolaborasi dalam nama sponsor dengan PT KAI selama tiga tahun,” jelasnya.

Ia menekankan, dengan kerja sama ini, nama asli Stasiun Cirebon tidak berubah.

Hanya terdapat penambahan nama merek di bagian belakangnya, sesuai dengan kesepakatan.

Yang perlu kami jelaskan di sini, BT Batik Trusmi tidak mengalami perubahan apa pun. Jadi hanya ditambahkan, Stasiun Cirebon BT Batik Trusmi,” katanya.

Meski merasa kecewa, Sally menyatakan pihaknya telah mengajukan protes resmi kepada PT KAI.

Ia berharap keputusan itu dapat dipertimbangkan kembali.

Jika dari suratnya dibatalkan. Kita tidak bisa menerima begitu saja. Akhirnya kita menyampaikan keberatan kami, dan alhamdulillah kemarin setelah diskusi akan dilakukan peninjauan ulang.

Baca Juga:  Arkeolog Temukan Gerbang Neraka di Turki

Kembali dibahas oleh pihak KAI. Kami akan menunggu hasil akhir dari keputusan tersebut,” katanya.

Di sisi lain, Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan belum mampu memberikan komentar lebih lanjut mengenai pembatalan tersebut.

Maaf saya belum dapat memberikan keterangan.

Karena masih dalam pembahasan di internal KAI,” kata Muhibbuddin, singkat.

Baru-baru ini, masyarakat di media sosial memang ramai membicarakan isu perubahan nama Stasiun Cirebon.

Itu terjadi setelah papan nama yang bertuliskan KAI Cirebon BT Batik Trusmi dipasang di depan dan pintu masuk stasiun.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.