JABARMEDIA – Kegiatan reses masa sidang III tahun 2025 DPRD Depok yang dilaksanakan oleh H Edi Masturo bersama perwakilan warga dari setiap kelurahan di Kecamatan Pancoran Mas menghasilkan lima poin utama yang masih menjadi kebutuhan masyarakat.
Kebutuhan masyarakat terhadap realisasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), sistem drainase yang terpadu, perbaikan jalan, Penerangan Jalan Umum (PJU) serta pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) muncul dalam rapat reses yang berlangsung di Rangkapan Jaya, Rabu, 1 Oktober 2025.
“Usulan-usulan yang menjadi kebutuhan masyarakat bersifat berkelanjutan dari yang telah terealisasi pada tahun sebelumnya dan saat ini,” kata Edi Masturo setelah reses.
Selama masa reses, Edi melibatkan perwakilan warga dari Rangkapan Jaya Lama, Rangkapan Jaya Baru, Mampang, Depok, Depok Jaya, dan Pancoran Mas.
Anggota Fraksi Gerindra ini menyampaikan bahwa kebutuhan terkait aktivitas fisik cenderung tetap sama dengan aspirasi masyarakat pada tahun-tahun sebelumnya dan telah terealisasi secara berkelanjutan.
“Terdapat dua wilayah yang saat ini telah ditangani terkait RTLH, yaitu Rangkapan Jaya Baru dan Rangkapan Jaya. Namun belum seluruhnya karena banyaknya aspirasi mengenai perbaikan rumah,” jelas Edi yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra Depok.
Politisi senior partai dengan lambang Kepala Burung Garuda ini juga menambahkan bahwa dari berbagai usulan mengenai RTLH di daerah pemilihan (Dapil) Panmas, Depok, sekitar setengah dari usulan tersebut telah terealisasi.
“Dari total 100 persen pengajuan warga di Panmas, saya dan Gerindra hanya mampu merealisasikan 40 persen. Karena banyaknya aspirasi terkait infrastruktur, Insya Allah akan terealisasi secara bertahap,” kata Edi Masturo.
Selain rencana kegiatan fisik, lanjut Edi, sektor penguatan ekonomi masyarakat seperti Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masih perlu terus ditingkatkan. “Sektor penguatan UMKM juga muncul dalam aspirasi warga dan akan terus ditingkatkan untuk memperkuat perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Dalam kegiatan reses, peran penting para anggota PKK diangkat oleh Ketua Pokja I tingkat Kota Depok, Nur Atikah Masturo. Ia menyampaikan bahwa peran ibu-ibu sangat vital dan menjadi pelopor dalam keluarga khususnya dalam menciptakan ketangguhan anak sebagai generasi penerus bangsa.
Selain itu, kesejahteraan keluarga, penguatan iman, pembinaan remaja, lansia hingga pembinaan balita akan terus ditingkatkan secara optimal oleh Nur Atikah di wilayah Panmas, Depok serta 10 kecamatan lainnya di Depok.
“Kami juga akan langsung dan intensif turun ke wilayah sebagai upaya pendataan, hingga penguatan di tingkat kelurahan, hingga RT, RW,” ujar Atikah di sela acara reses masa sidang III tahun sidang 2025 Edi Masturo.
Pokja I PKK akan bekerja sama dengan pihak kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN), Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta instansi terkait lainnya yang menjadi sektor utama dalam pekerjaan.
“YA, kami pasti akan bekerja sama dengan kepolisian, BNN, MUI untuk memperkuat pencapaian tujuan Pokja I,” tutup Atikah.
Acara reses yang berjalan dengan lancar ditutup dengan sesi foto bersama serta interaksi hangat antara warga dan diskusi singkat mengenai usulan-usulan yang diajukan di masing-masing wilayah kelurahan di Panmas, Depok.








