Keunikan dan Manfaat Kesehatan dari Tutut
Tutut, atau keong sawah, adalah makanan yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Meskipun popularitasnya mulai tergeser oleh makanan instan, tutut tetap menjadi salah satu kuliner favorit bagi banyak orang. Olahan tutut memiliki cita rasa yang menggugah selera dan memberikan pengalaman rasa yang luar biasa. Harganya juga terjangkau, dengan satu porsi bisa dibeli seharga Rp5 ribu.
Pedagang tutut umumnya ditemukan di pasar tumpah atau pasar kaget. Namun, saat ini ada juga versi tutut yang dikemas secara modern dan dijual melalui platform online. Hal ini menunjukkan bahwa tutut masih relevan dalam dunia kuliner modern.
Dalam kandungan nutrisi tutut terdapat berbagai zat penting seperti protein, fosfor, kalium, kalsium, zinc, dan zat besi. Selain itu, tutut juga mengandung vitamin A, B, dan C. Berikut adalah tujuh khasiat kesehatan yang dapat diperoleh jika rutin mengonsumsi tutut:
-
Mengoptimalkan fungsi otak
Meskipun terlihat sebagai makanan murahan, tutut memiliki manfaat luar biasa untuk otak. Asam linoleat (omega-6) dan asam linolenat (omega-3) yang terkandung dalam tutut membantu menjaga kecerdasan otak. Omega-3 juga berperan dalam mengurangi stres oksidatif, meningkatkan perkembangan otak pada anak, serta memperkuat daya ingat. -
Menurunkan kadar kolesterol
Konsumsi rutin tutut dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Dengan menurunnya kolesterol, tekanan darah akan lebih mudah terkontrol. Asam lemak tak jenuh dalam tutut juga mengurangi risiko hipertensi dan serangan jantung. -
Meningkatkan imunitas tubuh
Vitamin A, B, dan C dalam tutut berfungsi sebagai antioksidan yang melawan radikal bebas. Kandungan ini membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh lebih tahan terhadap infeksi virus dan bakteri. -
Mengurangi risiko anemia
Tutut kaya akan zat besi yang sangat bermanfaat dalam produksi sel darah merah. Konsumsi rutin tutut dapat mencegah anemia akibat kekurangan zat besi. -
Percepat penyembuhan luka
Protein tinggi dalam tutut membantu mempercepat pemulihan luka. Protein tersebut juga merangsang regenerasi sel-sel baru, sehingga proses penyembuhan menjadi lebih cepat. -
Memperkuat kepadatan tulang
Kandungan protein dan kalsium dalam tutut sangat baik untuk pertumbuhan tulang. Konsumsi rutin tutut dapat mencegah risiko osteoporosis dan menjaga kesehatan gigi. -
Mencegah diabetes
Tutut aman untuk penderita diabetes karena kandungan protein dan lemak tak jenuhnya membantu produksi insulin. Insulin berperan penting dalam mengontrol lonjakan gula darah.








