Lola Nelria Ajak Rekan Kulineran Kupat Tanjung

by -73 views
by
Lola Nelria Ajak Rekan Kulineran Kupat Tanjung

Kupat Tanjung, Makanan Khas Tasikmalaya yang Menjadi Magnet Wisata

Kupat Tanjung adalah salah satu makanan khas Kota Tasikmalaya yang kini menjadi perhatian besar dari berbagai kalangan, termasuk pemerintah setempat. Setelah berhasil mencatatkan rekor MURI sebagai sajian terbanyak dalam perayaan hari jadi ke-24 Kota Tasikmalaya, makanan ini semakin dikenal dan diapresiasi oleh masyarakat.

Pada acara karnaval yang digelar di lapangan eks Terminal Cilembang, sebanyak 2.417 porsi Kupat Tanjung disajikan kepada para peserta dan pengunjung. Ini menunjukkan betapa populernya kuliner tradisional ini di kalangan warga dan wisatawan. Rekor ini juga menjadi bukti bahwa Pemkot Tasikmalaya memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kuliner lokal, khususnya Kupat Tanjung.

Keunikan Kupat Tanjung yang Tidak Dimiliki Daerah Lain

Salah satu tokoh yang turut menyampaikan apresiasi terhadap Kupat Tanjung adalah Anggota DPR RI fraksi Nasdem, Lola Nelria Oktavia. Ia mengungkapkan bahwa Kupat Tanjung memiliki rasa yang unik dan tidak bisa ditemukan di daerah lain. Hal ini dikarenakan bahan utamanya, yaitu air garam khas Tasikmalaya, yang memengaruhi cita rasa makanan tersebut.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Lantik Rektor IPB Arif Satria Sebagai Kepala BRIN

“Kupat Tanjung Tasikmalaya itu tidak ada duanya. Rasanya pasti akan membuat penasaran dan ingin datang langsung ke Tasikmalaya,” ujar Lola saat hadir dalam acara karnaval tersebut. Ia juga mengajak rekan-rekan anggota DPR RI untuk berkunjung ke Kota Tasikmalaya dan mencicipi Kupat Tanjung.

Kupat Tanjung sebagai Magnet Wisata

Lola menilai bahwa Kupat Tanjung tidak hanya menjadi makanan favorit, tetapi juga menjadi magnet baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Tasikmalaya. Ia berharap agar makanan ini bisa menjadi bagian dari promosi pariwisata kota tersebut.

“Ini cuma ada di Tasikmalaya loh, dan pasti ini jadi magnet Tasikmalaya mendunia. Pokonya Tasikmalaya harus mendunia,” ujarnya dengan antusias.

Dukungan Pemerintah untuk UMKM

Selain itu, Lola juga menekankan pentingnya dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tasikmalaya. Ia menilai bahwa kuliner seperti Kupat Tanjung bisa menjadi sumber PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang potensial, terutama dalam situasi efisiensi anggaran.

“Pemerintah harus terus mendukung UMKM karena ini adalah salah satu program pemerintah yang bisa mendongkrak perekonomian,” katanya. Ia juga menyebut bahwa Pemkot Tasikmalaya telah memberikan dukungan yang baik terhadap UMKM, terutama dalam pengembangan kuliner lokal.

Baca Juga:  Kompres Balita Jangan Pakai Air Es atau Alkohol, Bahaya

Peran Kuliner dalam Ekonomi Daerah

Lola menilai bahwa keberagaman kuliner di Tasikmalaya bisa menjadi peluang ekonomi yang besar. Selain menjadi daya tarik wisata, makanan khas seperti Kupat Tanjung juga bisa menjadi sumber pendapatan yang stabil.

“Iya, itu betul bisa menjadi sumber PAD baru. Jadi harus benar-benar dimanfaatkan momen ini,” ujarnya. Ia berharap agar masyarakat dan pemerintah dapat bekerja sama dalam melebarkan sayap UMKM dan menjadikan kuliner lokal sebagai bagian dari identitas kota.


About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.