Sekolah Islam Terpadu Insantama Bogor Gelar Maca Expo untuk Tingkatkan Literasi dan Kesadaran Lingkungan
JABARMEDIA – Sekolah Islam Terpadu (SIT) Insantama Bogor kembali menggelar kegiatan Maca Expo sebagai bentuk upaya meningkatkan literasi dan kesadaran lingkungan di kalangan siswa. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai dari 7 hingga 9 Oktober 2025, di sekolah yang terletak di wilayah Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Tema utama dalam gelaran tahun ini adalah “Berliterasi untuk Bumi Lestari”, yang menjadi panduan bagi siswa dalam berkarya dan mengekspresikan ide mereka. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, M Iqbal Maulidi menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar rutin setiap tahun dengan tema yang berbeda-beda. Tujuannya adalah untuk mendidik anak-anak agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Berbagai Aktivitas yang Menarik
Dalam Maca Expo kali ini, terdapat berbagai aktivitas menarik yang melibatkan siswa, seperti bazar, talkshow, pameran, panggung kreasi, serta lomba. Seluruh siswa SIT Insantama, yang berjumlah 498 orang, tidak hanya menjadi peserta lomba tetapi juga bertindak sebagai panitia dengan tugas masing-masing. Beberapa di antaranya bertanggung jawab atas panggung, bagian lomba, hingga urusan kebersihan.
Selain itu, lomba yang diselenggarakan diikuti oleh 347 peserta dari berbagai sekolah di Bogor, Bekasi, dan Jakarta. Lomba ini memperebutkan Piala Wali Kota Bogor dan bisa menjadi nilai tambahan bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah negeri melalui jalur prestasi.
Membentuk Generasi yang Berwawasan Lingkungan
Menurut Iqbal, kegiatan ini sangat penting karena Kota Bogor diharapkan menjadi mercusuar literasi. Ia menekankan bahwa apa yang dilakukan tidak berhenti sampai di sini saja, tetapi harus berkelanjutan agar anak-anak terus memiliki kesadaran dan aksi nyata dalam menjaga lingkungan.
Di samping itu, para siswa juga diminta untuk mengumpulkan minyak jelantah untuk diolah menjadi biodiesel melalui kerja sama dengan lembaga T.Care. Iqbal menjelaskan bahwa pengumpulan minyak jelantah ini merupakan bagian dari gerakan literasi lingkungan. Menurutnya, literasi tidak hanya bermakna membaca teks, tetapi juga membaca kehidupan dan lingkungan.
Nilai Edukatif dan Manfaat Ekonomi
Kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif dan manfaat ekonomi. Minyak jelantah yang terkumpul dihargai sekitar Rp7 ribu per liter, dan hasilnya digunakan untuk mendukung kegiatan literasi, khususnya penerbitan buku karya siswa. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar tentang lingkungan, tetapi juga memahami nilai ekonomi dari kegiatan yang mereka lakukan.
Peran Siswa sebagai Panitia
Seluruh siswa SIT Insantama diberikan kesempatan untuk berpartisipasi secara aktif dalam penyelenggaraan Maca Expo. Mereka diberikan tugas sesuai dengan kemampuan masing-masing, baik dalam hal pemanduan acara, pengelolaan lomba, maupun kebersihan lingkungan. Hal ini memberi pelatihan langsung kepada siswa untuk menjadi event organizer.
Kesimpulan
Maca Expo tahun ini menjadi wadah yang tepat untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kreativitas siswa. Melalui berbagai aktivitas yang dilaksanakan, siswa tidak hanya belajar tentang literasi dan lingkungan, tetapi juga mengembangkan keterampilan organisasi dan kerja sama. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan yang berkelanjutan dapat menciptakan generasi yang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan berkontribusi positif bagi masyarakat.








