Pedagang Kaki Lima Menggila Saat Pendaftaran Car Free Day di Cibinong
JABARMEDIA – Pada hari Sabtu (8/11/2025), para pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Bogor menyerbu situs pendaftaran untuk berjualan saat Car Free Day (CFD) di Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong. Pendaftaran yang dibuka secara online melalui sistem barcode terbukti sangat diminati hingga melebihi batas kuota yang ditentukan.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kabupaten Bogor, Bangun Sapta Siswa, menyebutkan bahwa kuota untuk CFD akhir pekan ini sudah penuh. “Kuotanya 150, yang daftarnya udah hampir 300,” ujarnya kepada wartawan. Ia menjelaskan bahwa karena pendaftaran dilakukan secara online, maka apabila terdapat pendaftar baru otomatis akan ditolak oleh sistem.
Meskipun begitu, PKL yang belum berkesempatan untuk berjualan akan mendapatkan peluang pada pekan berikutnya. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Bogor menerapkan sistem rotasi agar semua PKL dapat merasakan berjualan di CFD. “Jadi CFD ini bukan dijadikan tempat tetap, tapi diputer sama kita supaya tidak jadi lapak tetap. Nanti kunciannya dari nomornya NIK,” katanya.
Di samping itu, karena CFD ini masih dalam tahap uji coba maka untuk sementara PKL yang diizinkan untuk berjualan hanya pedagang makanan. Para PKL akan ditempatkan di area Lapangan Tegar Beriman sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat yang berolahraga di sepanjang Jalan Tegar Beriman. “Nanti kita buat petakannya dari 1 sampai 150, jadi nanti para peserta itu udah ada keterangan dia berada di lapak nomor berapa,” tambahnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bogor membuka pendaftaran bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ingin berjualan pada Car Free Day (CFD) di Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong. Pendaftaran dilakukan secara online dengan memindai barcode yang tertera pada poster resmi CFD Tegar Beriman tanpa pungutan biaya sepeserpun. Pedagang hanya perlu mengisi formulir pendaftaran melalui tautan yang muncul setelah melakukan pemindaian barcode.
Pendaftaran dibuka mulai pukul 07.30 sampai dengan 16.00 dengan batas waktu penutupan pendaftaran apabila kuota lapak sudah penuh. Bagi pedagang yang lolos seleksi, akan menerima tanda pengenal resmi yang dikirimkan melalui email. Tanda pengenal tersebut wajib dicetak dan dibawa sebagai bukti verifikasi saat pelaksanaan CFD.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Melly Kamelia, mengatakan bahwa keterlibatan PKL pada CFD ini sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat. Langkah ini juga merupakan upaya dalam menata dan memberdayakan pedagang kecil agar dapat beraktivitas dengan tertib dan nyaman di kawasan CFD Tegar Beriman.
“Antusias masyarakat khususnya pedagang sangat baik bahkan termasuk sangat tinggi. Hal ini terlihat dari data yang kami terima pada hari pertama uji coba terdapat sebanyak hampir 130 an pedagang PKL,” ujarnya.
Sementara itu, kata dia, pendaftaran melalui barcode dengan tujuan untuk menjaga ketertiban calon PKL. Selain itu tujuan dari sistem pendaftaran ini untuk menghindari praktik-praktik pungli atau percaloan bagi pedagang. Dalam uji coba CFD pekan ketiga ini, Pemkab Bogor memberikan kuota untuk 150 PKL dengan memprioritaskan pedagang yang ber-KTP Kabupaten Bogor.
“Soal penambahan kuota jumlah pedagang dan penambahan lokasi untuk PKL. Hal ini akan kami sampaikan dalam setiap rapat evaluasi sehingga semua warga Kabupaten Bogor bisa merasakan manfaat dari kegiatan CFD ini,” katanya.
Sebagai informasi, PKL yang berkesempatan berjualan pada CFD Minggu (9/11/2025) tidak bisa berjualan lagi pada kegiatan CFD pekan depan yakni Minggu (15/11/2025). Hal itu dikarenakan akan diberlakukan sistem rotasi pedagang untuk memberikan kesempatan bagi pedagang lain, namun bisa ikut pendaftaran lagi untuk CFD pada tanggal 22 November 2025.







