JABARMEDIA – Jakarta tidak hanya terkenal sebagai kota besar yang maju dan ramai, tetapi juga menjadi surga bagi penggemar makanan pinggir jalan.
Di tengah bangunan-bangunan tinggi dan kehidupan kota yang sibuk, Jakarta Pusat menyimpan berbagai masakan legendaris yang telah berdiri selama puluhan tahun dengan rasa yang tetap konsisten.
Dimulai dari tongseng, sate, hingga nasi uduk lezat yang terkenal, semuanya bisa kamu temui di area ini. Berikut rekomendasi makanan kaki lima ikonik di Jakarta Pusat yang patut kamu coba!
1. Sate Solo Pak Kumis
Bagi penggemar masakan kambing, Sate Solo Pak Kumis adalah tempat yang wajib dikunjungi. Terletak di Jl. Kesehatan III No.3, RT.3/RW.6, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, tempat ini telah beroperasi selama lebih dari 33 tahun. Tidak heran jika banyak pelanggan yang kembali karena rasa tongseng yang autentik dan bumbu yang kaya.
Selain tongseng, warung ini juga menyediakan sate kambing, sate ayam, gulai, nasi goreng kambing, ayam, serta tengkleng kambing. Semua hidangan disajikan dengan rasa khas Solo yang kuat dan lezat. Tempat ini buka dari pukul 10.00 hingga 16.00, dan memiliki peringkat 4,6 di Google Maps. Selain tongseng, warung ini menawarkan berbagai menu seperti sate kambing, sate ayam, gulai, nasi goreng kambing, ayam, hingga tengkleng kambing. Setiap hidangan dibuat dengan cita rasa khas Solo yang kaya dan gurih. Tempat ini buka mulai pukul 10.00 sampai 16.00, serta memiliki rating 4,6 di Google Maps. Selain tongseng, warung ini juga menyajikan sate kambing, sate ayam, gulai, nasi goreng kambing, ayam, dan tengkleng kambing. Semua makanan disajikan dengan rasa khas Solo yang kental dan nikmat. Lokasi ini buka dari jam 10.00 hingga 16.00, dan mendapatkan rating 4,6 di Google Maps.
2. Ketan Susu Kemayoran
Jika kamu menginginkan camilan manis, Ketan Susu Kemayoran adalah tempat ikonik yang tidak boleh kamu lewatkan. Alamatnya berada di Jl. Kemayoran Gempol Jl. Garuda No.11, RT.11/RW.8, Ujung, Kec. Kemayoran, Jakarta Pusat.
Warung ini telah beroperasi sejak tahun 1958 dan terkenal akan ketan susu yang lembut serta gurih, cocok disajikan bersama teh poci yang hangat. Meskipun berada di jalan sempit, para pembeli tetap rela menunggu antrian karena rasanya yang luar biasa.
Selain ketan dengan harga Rp7.000, terdapat berbagai gorengan yang harganya sekitar seribu rupiah dan selalu menjadi pilihan utama. Tidak heran jika tempat ini memperoleh peringkat 4,6 di Google Maps.
3. Sup Tulang Sapi Cut Meutia
Salah satu masakan ikonik yang telah dikenal sejak tahun 1970-an adalah Sop Buntut Cut Meutia. Berada di Jl. Menteng Kecil No.4, RT.10/RW.9, Kebon Sirih, Kec. Menteng, Jakarta Pusat, tempat ini buka dari pukul 10.00 hingga 20.00 WIB.
Dengan peringkat 4,4 di Google, sop buntut di sini terkenal karena kaldu yang lezat, buntut yang besar, dan daging yang empuk. Harga per porsi memang sedikit lebih mahal, mulai dari Rp53.000, tetapi sangat sepadan dengan rasa dan porsi yang banyak.
4. Ayam Goreng Favorit Saya
Berpindah ke makanan klasik yang tak kalah ikonik, terdapat Ayam Goreng Suka Hati di Jl. Gunung Sahari XVII No.83, RT.7/RW.3, Gunung Sahari Utara, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Tempat ini telah beroperasi lebih dari 50 tahun dan tetap menjaga rasa khasnya.
Menu andalan restoran ini adalah ayam goreng yang disajikan dengan nasi uduk lezat, lengkap dengan bumbu kacang dan acar yang memperkaya rasa. Harga untuk satu potong ayam goreng adalah Rp24.000, sementara satu porsi nasi uduk dijual dengan harga Rp8.000. Berkat peringkat 4,8 di Google Maps, tempat ini menunjukkan bahwa cita rasa asli masih mampu bertahan di tengah persaingan dunia kuliner modern.
5. Nasi Uduk Ayam Goreng Bu Enin
Makanan terakhir yang harus masuk dalam daftar adalah Nasi Uduk Ayam Goreng Bu Enin. Terletak di Jl. Gn. Sahari XI No.70, RT.8/RW.3, Gunung Sahari Utara, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, warung ini telah beroperasi sejak tahun 1970-an dan kini dijalankan oleh generasi kedua.
Dengan peringkat 4,5 di Google, nasi uduk Bu Enin terkenal memiliki aroma yang harum, rasa yang gurih, dan sambal yang lezat. Sajian ini dilengkapi dengan sambal kacang, sambal merah, serta acar timun dan bawang, sehingga setiap suapan memberikan sensasi segar dan nikmat. Yang menarik, warung ini buka mulai pukul 16.00 sore dan sering kali habis dalam waktu beberapa jam saja karena banyak pengunjung.
Mencoba makanan kaki lima di Jakarta Pusat tidak hanya tentang menikmati rasa lezat, tetapi juga mengalami nuansa sejarah dan kehangatan yang telah diturunkan dari generasi ke generasi.
Dari hidangan tongseng ikonik hingga nasi uduk lezat yang selalu ludes dibeli pelanggan, semuanya memberikan pengalaman makan yang khas dan tak terlupakan. Jadi, jika kamu sedang berada di Jakarta Pusat, jangan ragu untuk singgah ke deretan tempat makan legendaris ini, pasti enak, asli, dan membuat ketagihan!








