Strategi Merawat Kerukunan: FKUB dan Muhammadiyah Kuningan Bermitra Ilmiah Hingga KKN Tematik

by -72 views
by
Strategi Merawat Kerukunan: FKUB dan Muhammadiyah Kuningan Bermitra Ilmiah Hingga KKN Tematik

FKUB Kuningan Berdiskusi dengan Muhammadiyah dan Universitas Muhammadiyah Kuningan

PR KUNINGAN — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menggelar pertemuan penting dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kuningan serta Universitas Muhammadiyah Kuningan. Pertemuan ini dilaksanakan pada Selasa, 11 November 2025, di kampus Universitas Muhammadiyah Kuningan. Acara ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan merumuskan strategi kolaboratif dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.

Muhammadiyah sebagai Mitra Inti Kerukunan

Rombongan FKUB yang dipimpin oleh Dr. H. A. Fenny Rahman, HS., M.Pd., diterima dengan hangat oleh Sekretaris PDM Kuningan, H. Sueb, S.Ag., M.Pd.I., serta Rektor UM Kuningan, Dr. apt. Wawang Anwarudin, M.Sc. Dalam sambutannya, Ketua FKUB, Dr. Fenny Rahman, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan upaya proaktif untuk menjalin komunikasi intensif dengan organisasi keagamaan utama.

Ia menekankan bahwa Muhammadiyah adalah mitra strategis FKUB karena kontribusi besar dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial yang membentuk karakter umat yang toleran. Selain itu, ia juga menyoroti peran penting universitas, khususnya UM Kuningan, yang menjunjung tinggi semangat Islam Berkemajuan sebagai pusat kajian dan pengembangan solusi isu-isu sosial keagamaan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ancam Tutup Permanen Tambang Parung Panjang: Masyarakat Alami Stres!

“Kami datang untuk menjajaki bagaimana FKUB dapat berkolaborasi dengan dunia akademik, sebab Universitas Muhammadiyah Kuningan adalah mitra strategis dalam merumuskan strategi kerukunan yang berbasis data dan ilmiah,” ujarnya.

Tiga Pilar Strategi Jangka Panjang Disepakati

Sekretaris PDM Kuningan, H. Sueb, S.Ag., M.Pd.I., menyambut baik inisiatif FKUB. Ia menegaskan bahwa kerukunan adalah inti ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Ia menyarankan agar strategi bersama mencakup penguatan narasi moderasi beragama, kerja sosial lintas iman, serta dialog terkait isu krusial.

Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan, Dr. Wawang Anwarudin, M.Sc., menekankan komitmen institusinya untuk menjadi inkubator ide bagi harmoni sosial. Dari diskusi tersebut, disepakati tiga pilar utama rencana kerja sama. Tiga pilar tersebut meliputi:

  • Riset Bersama untuk mengukur Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) lokal
  • Edukasi Moderasi Beragama melalui seminar dan pelatihan
  • Pelibatan Mahasiswa lewat program KKN Tematik atau proyek sosial lintas agama

Pertemuan penting ini diakhiri dengan tukar cenderamata dan rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai landasan formal program kolaboratif. FKUB dan UM Kuningan berharap sinergi ini dapat menjadi model bagi daerah lain di Indonesia.

Baca Juga:  Sejarah Bendera Merah Putih dari Zaman Kerajaan Hingga Kemerdekaan

“UM Kuningan dan FKUB berkomitmen menjadi jembatan komunikasi lintas iman, memastikan semangat persatuan dan keadilan sosial menjadi fondasi utama kehidupan berbangsa,” pungkas Wawang.


About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.