Subang Berikan Kekuatan untuk Anak Indonesia

by -62 views
by
Subang Berikan Kekuatan untuk Anak Indonesia

Pertemuan Review Stunting Kabupaten Subang Tahun 2025 Dibuka Wakil Bupati

Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi (Kang Akur), membuka acara Pertemuan Review Stunting Kabupaten Subang Tahun 2025 di Aula Islamic Center, pada hari Kamis (20/11/2025). Acara ini menjadi momen penting dalam mengevaluasi capaian program stunting selama setahun terakhir.

Sebagai Ketua TPPS, Kang Akur menekankan bahwa kunci keberhasilan program ini adalah kolaborasi lintas sektor dan semangat “Ngabret” yang berarti kerja cepat dan cerdas. Ia menyatakan bahwa upaya penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi memerlukan komitmen bersama dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah.

Tujuan Utama Pertemuan

Menurut Kepala DP2KBP3A Subang, dr. H. Syamsu Ryza, pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian program stunting baik dari aspek fisik maupun keuangan. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk memastikan integrasi program serta ketersediaan data yang akurat. Evaluasi ini sangat penting untuk memperbaiki strategi dan meningkatkan efektivitas program di masa depan.

Empat Urgensi Utama Review

Kang Akur menegaskan empat urgensi utama dalam review kali ini:

  • Evaluasi menyeluruh program berjalan – Memastikan bahwa semua program yang telah dilaksanakan sesuai dengan rencana dan tujuan awal.
  • Identifikasi masalah lapangan – Meninjau langsung kondisi di lapangan, termasuk masalah sanitasi dan akses air bersih yang bisa memengaruhi tingkat stunting.
  • Perumusan rekomendasi kebijakan untuk 2026 – Menghasilkan rekomendasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan tahun depan.
  • Dorongan kolaborasi – Meningkatkan sinergi antar sektor agar semua pihak bekerja sama secara optimal.
Baca Juga:  Menjelajahi Keindahan Kebun Teh Cikuya: Oase Kesejukan Di Lebak, Banten

Arahan Strategis

Selain itu, Kang Akur memberikan beberapa arahan strategis untuk meningkatkan efektivitas program. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Meningkatkan akurasi data keluarga berisiko – Data yang akurat akan membantu dalam menentukan prioritas intervensi.
  • Mengoptimalkan intervensi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) – Fokus pada periode kritis pertumbuhan bayi untuk mencegah stunting.
  • Memperkuat peran kader – Kader menjadi tulang punggung dalam pelaksanaan program di tingkat bawah.
  • Memastikan alokasi anggaran tepat guna – Anggaran harus digunakan secara efisien dan efektif.

Investasi Masa Depan

Menurut Kang Akur, penanganan stunting adalah investasi masa depan Subang. Generasi yang sehat dan berkualitas akan menjadi fondasi bagi kemajuan daerah. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja secara kolaboratif.

Peserta Hadir

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, kepala puskesmas, serta perwakilan TP PKK dan stakeholder terkait. Partisipasi aktif dari berbagai pihak menunjukkan komitmen bersama dalam menangani masalah stunting.


About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.