Persiapan Pengamanan Nataru di Karawang
Jajaran Polres Karawang telah mempersiapkan diri dalam rangka Operasi Lilin Lodaya 2025 untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Operasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momen penting tersebut.
Untuk menjamin keselamatan dan kelancaran pelaksanaan operasi, Polres Karawang menyiapkan sebanyak 850 personel gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Personel ini akan ditempatkan di berbagai titik strategis guna memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas serta pengendalian kerumunan.
Kapolres Karawang, AKBP Fiki Ardiansyah, menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan Apel Gelar Operasi Lilin Lodaya 2025 pada Jumat (19/12/2025) lalu. Apel ini menjadi bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum pelaksanaan operasi pengamanan Natal dan Tahun Baru.
Kegiatan apel dimulai dengan pemeriksaan pasukan oleh pimpinan apel yang turut dihadiri oleh unsur Forkopimda. Selain itu, juga dilakukan penyematan pita tanda operasi serta penyerahan bekal kesehatan kepada perwakilan personel.
“Saat ini pasukan sudah menyebar ke seluruh rumah ibadah, area wisata, pusat perbelanjaan maupun sejumlah ruas jalan,” ujar Kapolres saat diwawancara pada Minggu (21/12/2025).
Fiki menjelaskan bahwa momentum Natal dan Tahun Baru merupakan agenda nasional yang berdampak pada meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat. Selain lonjakan mobilitas, ia juga menekankan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam mengingat puncak musim hujan diprediksi berlangsung hingga awal 2026.
Kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan ekstra dari seluruh personel dalam memberikan pelayanan, pengamanan, serta respons cepat di lapangan. Operasi Lilin 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Fokus Operasi dan Kesiapan Personel
Operasi ini difokuskan pada pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, jalur lalu lintas, objek wisata, serta lokasi perayaan malam pergantian tahun. Kapolres Karawang juga menegaskan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor, optimalisasi pengaturan lalu lintas, pengamanan ibadah Natal, pencegahan gangguan kamtibmas, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Selain itu, layanan kepolisian 110 diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana pelaporan dan permintaan bantuan secara cepat. “Keberhasilan pengamanan Natal dan Tahun Baru merupakan tanggung jawab bersama. Jaga soliditas, profesionalisme, serta niatkan setiap tugas sebagai ladang ibadah demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tegas Kapolres.
Strategi dan Kesiapan Menghadapi Nataru
Beberapa langkah strategis telah diambil untuk memastikan kelancaran operasi. Berikut adalah beberapa hal utama yang diperhatikan:
- Pengamanan Tempat Ibadah: Personel ditempatkan di berbagai gereja dan tempat ibadah untuk memastikan keamanan pengunjung.
- Pengaturan Lalu Lintas: Peningkatan pengawasan di jalur-jalur utama dan titik kemacetan untuk menghindari kepadatan.
- Pengamanan Keramaian: Petugas ditempatkan di pusat-pusat perbelanjaan dan tempat-tempat yang biasanya ramai.
- Siaga Bencana: Tim BPBD dan personel lainnya siap untuk merespons potensi bencana alam seperti banjir atau tanah longsor.
Dengan persiapan yang matang, diharapkan Operasi Lilin Lodaya 2025 dapat berjalan lancar dan memberikan rasa aman bagi masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.






