Mahasiswa Ditemukan Meninggal di Kamar Apartemen Karawang

by -35 views
by
Mahasiswa Ditemukan Meninggal di Kamar Apartemen Karawang

Penemuan Jasad Mahasiswa di Apartemen PP Urban Town

Pada hari Selasa, 02 November 2025 pukul 14.00 WIB, jasad seorang mahasiswa ditemukan di kamar apartemen yang terletak di Desa Sukaluyu, Telukjambe Timur, Karawang. Kejadian ini berlangsung di Apartemen PP Urban Town, yang menjadi tempat tinggal korban.

Polres Karawang melalui Unit Pamapta III bersama personel gabungan dari Polsek Telukjambe Timur segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses penyelidikan dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban dan memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau kecurigaan lainnya.

Kepala Seksi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengungkapkan bahwa korban diketahui bernama M, yang lahir di Jakarta pada 14 Januari 2002. M merupakan seorang mahasiswa yang tinggal di Kecamatan Karawang Wetan. Menurut informasi yang diperoleh, jenazah laki-laki ditemukan dalam posisi tergeletak di lantai apartemen tersebut.

Proses Pemeriksaan dan Pengungkapan Fakta

Dua saksi telah dimintai keterangan oleh pihak berwajib. Saksi pertama adalah pemilik apartemen dengan inisial I (40 tahun), sedangkan saksi kedua adalah B (26 tahun). Dari keterangan mereka, diketahui bahwa saksi I pernah meminta saksi B untuk membersihkan kamar apartemen yang disewa oleh korban karena tidak ada kabar dari korban.

Baca Juga:  Kemendikbud serahkan kebijakan darurat kepada pemda

Setelah beberapa kali mengetuk pintu, tidak ada respons sama sekali dari korban. Akhirnya, saksi B melaporkan hal tersebut kepada saksi I dan diberi kunci duplikat untuk membuka kamar. Saat pintu dibuka, saksi B menemukan surat wasiat yang diduga ditulis oleh korban.

Saat akan membersihkan ruangan, saksi B menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di lantai. Kejadian ini membuat pihak berwajib segera mengambil langkah-langkah lebih lanjut.

Tindakan Lanjutan dan Pemeriksaan Medis

Jenazah M segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang untuk dilakukan pemeriksaan awal berupa Visum et Repertum oleh tim forensik. Proses pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kematian secara pasti dan memastikan apakah ada faktor-faktor eksternal yang memengaruhi kondisi korban.

Proses investigasi masih terus berlangsung, dan pihak kepolisian berharap dapat menemukan fakta terkini tentang kejadian ini. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai kemungkinan adanya tindakan kriminal atau kecelakaan yang menyebabkan kematian korban.

Peran Saksi dan Bukti-Bukti yang Ditemukan

Selain surat wasiat yang ditemukan, pihak berwajib juga mencari bukti-bukti lain yang bisa memberikan gambaran lebih jelas tentang kejadian yang terjadi. Saksi B, yang pertama kali menemukan jenazah, juga dimintai keterangan lebih lanjut mengenai kondisi kamar dan aktivitas korban sebelum kejadian.

Baca Juga:  Pembangunan jalan alternatif Sukabumi percepat ekonomi

Berdasarkan keterangan saksi, tampaknya korban tidak memiliki riwayat konflik atau masalah yang signifikan. Namun, proses penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada hal-hal yang terlewat.

Kesimpulan dan Langkah Berikutnya

Kejadian ini menimbulkan duka bagi keluarga dan lingkungan sekitar. Pihak berwajib berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini secara cepat dan transparan. Hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan akan menjadi dasar dalam menentukan penyebab kematian korban.

Hingga saat ini, tidak ada informasi tambahan yang dikeluarkan oleh pihak berwenang. Namun, masyarakat diharapkan tetap tenang dan menunggu hasil akhir dari penyelidikan yang sedang berlangsung.


About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.