Pemkab Bogor Sabet Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2025

by -139 views
by
Pemkab Bogor Sabet Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2025

JABARMEDIA – Strategi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam mengurai benang kusut kesenjangan ekonomi di wilayah dengan populasi terbesar se-Indonesia akhirnya mendapat pengakuan nasional. Komitmen tersebut diganjar penghargaan bergengsi dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah Tahun 2025.

Dalam acara yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Tempo Media Group tersebut, Pemkab Bogor dinilai sukses melakukan akselerasi Program Strategis Nasional, khususnya pada sektor penurunan ketimpangan kesejahteraan masyarakat dengan klasifikasi fiskal sedang.

Trofi penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri di Jakarta, pada Senin (1/12/2025). Mewakili Bupati Bogor, Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Jaro Ade, hadir menerima apresiasi tersebut dengan didampingi Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo, Dadang Imansyah.

Dedikasi untuk Warga Tegar Beriman

Usai menerima penghargaan, Jaro Ade menegaskan bahwa pencapaian ini bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah validasi atas kerja keras birokrasi dalam melayani masyarakat.

Malam ini kami membawa pulang kado istimewa untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bogor. Penghargaan ini saya dedikasikan untuk mereka, sekaligus menjadi cambuk motivasi bagi kami di jajaran pemerintah daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang jauh lebih baik, transparan, dan akuntabel,” ungkap Jaro Ade dengan penuh optimisme.

Baca Juga:  Bupati Bogor Jemput Bendera Pusaka dari Desa Malasari Menuju Tegar Beriman

Politisi yang dikenal dekat dengan masyarakat ini menjelaskan, penghargaan ini menyoroti keberhasilan Pemkab Bogor mempersempit gap atau jurang pemisah antara kelompok kaya dan miskin. Menurutnya, tantangan menurunkan rasio gini di Kabupaten Bogor sangatlah kompleks mengingat luas wilayah dan jumlah penduduk yang masif.

Kunci Sukses: Data Presisi dan Kolaborasi Lintas Sektor

Lebih jauh Jaro Ade membedah “dapur” keberhasilan Pemkab Bogor. Ia menekankan bahwa kunci utama penurunan ketimpangan adalah kolaborasi yang terintegrasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tidak ada lagi ego sektoral; semua dinas bergerak dalam satu orkestrasi yang sama.

Salah satu fokus utamanya adalah perbaikan basis data kemiskinan. Jaro Ade mencontohkan langkah krusial yang dilakukan Dinas Sosial dalam memverifikasi dan memvalidasi data penerima bantuan.

Untuk menurunkan kesenjangan ekonomi, kuncinya ada di integrasi data. Kami terus melakukan perbaikan data di Dinas Sosial agar intervensi pemerintah. Seperti bantuan sosial, benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung pada daya beli masyarakat bawah,” jelasnya.

Filosofi Kerja “Luar Biasa”

Menutup pernyataannya, Jaro Ade mengingatkan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bogor untuk tidak berpuas diri. Ia menanamkan filosofi kerja keras mengingat beban demografi Kabupaten Bogor yang unik dan berat.

Baca Juga:  Api Mulai Membakar Lahan Kosong di Batibati, TRC BPBD Tanahlaut Tiba di Lokasi

Kabupaten Bogor ini wilayah besar dengan tantangan yang juga besar. Kita tidak bisa lagi hanya bekerja dengan cara yang biasa-biasa saja (business as usual). Kerjanya harus luar biasa, harus extraordinary,” tandas Jaro Ade.

Ia mengajak seluruh elemen Pemkab Bogor untuk menjadikan penghargaan dari Kemendagri ini sebagai momentum untuk bertransformasi menjadi pelayan publik yang istimewa. Demi menorehkan kinerja gemilang bagi kesejahteraan rakyat.

Tentang Penulis: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.