Ikabari, JAKARTA – Aplikasi layanan pesan antar Grab baru saja merilis laporan Tren Kuliner dan Belanja di Tahun 2025. Dalam laporan tersebut, menu Udang Keju kembali menjadi favorit pengguna.
Berdasarkan data yang diperoleh dari jutaan transaksi yang terjadi di Grab, selama periode Januari hingga Oktober 2025, laporan “25 Hits of 2025” mencatat bahwa menu Udang Keju menjadi salah satu menu paling banyak dipesan sepanjang tahun.
“Menu ini sudah menjadi yang favorit selama beberapa tahun terakhir, dan tahun ini bahkan terjual hingga 7 juta porsi di Grab,” kata Melinda Savitri, Country Marketing & Communication Grab Indonesia di Jakarta, Kamis (19/12/2025).
Menurutnya, larisnya menu tersebut didorong oleh keunikannya, di samping rasanya yang “nyaman” untuk lidah orang Indonesia.
“Kenapa udang keju beberapa tahun ini selalu di nomor 1, karena memang ada elemen di luar yang basic, ada element of surprise [elemen kejutan] di mana orang nggak menyangka bahwa gorengan bisa diolah seperti ini juga,” ujarnya.
Menu Udang Keju ini dipopulerkan oleh Mie Gacoan, salah satu restoran yang menu utamanya adalah mie pedas dengan berbagai menu yang harganya terjangkau, dan populer karena memiliki banyak cabang di seluruh Indonesia.
Pendiri Mie Gacoan
Berdasarkan penelusuran Bisnis, gerai makanan cepat saji tersebut merupakan merek dagang dari jaringan restoran mi pedas yang menjadi anak perusahaan PT Pesta Pora Abadi.
Mie Gacoan sendiri didirikan sejak awal 2016 oleh pebisnis Anton Kurniawan, yang saat ini menjabat sebagai Komisaris dan pendiri dari PT Pesta Pora Abadi.
Sebelum mendirikan Mie Gacoan, Anton sudah menjadi pebisnis ulung yang telah menjajal berbagai jenis bisnis, sehingga punya pengalaman dan pengetahuan yang kuat terkait dengan perilaku konsumen, dan dinamika pasar.
Warung pertama Mie Gacoan dibuka di provinsi Jawa Timur, yang kemudian dengan cepat merambah daerah lain di Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Kepulauan Bali.
Nama “Mie Gacoan” sendiri diambil dari kata “Gaco” yang artinya jagoan atau andalan dalam bahasa Jawa, yang benar saja, menjadi andalan khususnya bagi mahasiswa, pelajar dan keluarga.
Perkembangan Mie Gacoan
Berikut beberapa fakta tentang perkembangan Mie Gacoan:
- Awal Mula: Mie Gacoan mulai beroperasi pada tahun 2016. Awalnya hanya memiliki satu cabang di Jawa Timur, namun secara cepat berkembang ke berbagai wilayah di Indonesia.
- Ciri Khas Menu: Selain menu utama yaitu mi pedas, Mie Gacoan juga menawarkan variasi menu lain yang disesuaikan dengan selera lokal, termasuk menu Udang Keju yang sangat populer.
- Strategi Pemasaran: Mie Gacoan menggunakan strategi pemasaran yang efektif, seperti promosi harga terjangkau dan kualitas rasa yang konsisten, sehingga mampu menarik banyak penggemar.
Keberhasilan Menu Udang Keju
Beberapa alasan mengapa menu Udang Keju menjadi favorit:
- Unik dan Berbeda: Menu ini memberikan pengalaman rasa yang tidak biasa, menggabungkan bahan dasar seperti udang dan keju yang biasanya tidak dipadukan dalam satu hidangan.
- Rasa yang Menyenangkan: Banyak pengguna menyebutkan bahwa rasa dari Udang Keju sangat enak dan cocok dengan lidah orang Indonesia.
- Inovasi Masakan: Menu ini menunjukkan inovasi dalam dunia kuliner, di mana masakan tradisional diubah menjadi lebih modern dan menarik.
Mie Gacoan dan Konsumen
Mie Gacoan tidak hanya menawarkan makanan lezat, tetapi juga menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi para pengunjung. Beberapa hal yang membuat Mie Gacoan diminati:
- Harga Terjangkau: Harga yang murah dan kompetitif membuat Mie Gacoan menjadi pilihan utama bagi kalangan pelajar dan mahasiswa.
- Lokasi Strategis: Banyak cabang Mie Gacoan berada di dekat sekolah dan universitas, sehingga mudah diakses oleh konsumen muda.
- Kualitas Layanan: Selain rasa yang enak, Mie Gacoan juga dikenal dengan pelayanan yang ramah dan cepat.
Dengan kombinasi faktor-faktor tersebut, Mie Gacoan berhasil menjadi salah satu brand yang paling dikenal di Indonesia, terutama dalam bidang makanan cepat saji.








