Banjir Meluas, 33 Desa Terdampak di 15 Kecamatan Bekasi

by -22 views
by
Banjir Meluas, 33 Desa Terdampak di 15 Kecamatan Bekasi



BEKASI – Banjir yang terjadi di Kabupaten Bekasi semakin meluas dan menggenangi sejumlah wilayah hingga hari Selasa (20/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat, genangan air telah berdampak pada puluhan desa di berbagai kecamatan. Ketinggian air bervariasi, dengan titik terparah mencapai satu meter.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, menyebutkan bahwa banjir saat ini telah melanda 33 desa yang tersebar di 15 kecamatan. “Sejauh ini ada 33 desa yang tersebar di 15 kecamatan yang terdampak banjir. Untuk ketinggiannya bervariasi, mulai dari 10 sentimeter hingga mencapai 100 sentimeter di titik terparah,” ujar Dodi saat dikonfirmasi.

Di wilayah Kecamatan Muara Gembong, banjir merendam Desa Pantai Harapan Jaya dengan ketinggian air sekitar 10 hingga 50 sentimeter. Sementara itu, Desa Suka Mekar terdampak lebih parah dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 100 sentimeter.

Adapun di Kecamatan Babelan, genangan air melanda Desa Pusaka Rakyat, Samudra Jaya, Buni Bakti, Muara Bakti, Hurip Jaya, dan Kedungjaya. Ketinggian air di wilayah tersebut berkisar antara 10 hingga 100 sentimeter.

Baca Juga:  Tanggulangi Bencana, Pemerintah Kota Bogor Siapkan Anggaran Rp 6 M

“Wilayah pesisir utara seperti Kecamatan Muara Gembong dan Babelan ini jadi salah satu kawasan terdampak cukup luas,” kata Dodi.

Selain wilayah pesisir, banjir juga merendam Kecamatan Tambun Utara dan Tambun Selatan. Di Tambun Utara, genangan terjadi di Desa Srimukti, Srimahi, dan Srijaya dengan ketinggian air mencapai 100 sentimeter.

Sementara itu, di Kecamatan Tambun Selatan, banjir menggenangi Desa Wanasari, Muktiwari, dan Sarimukti dengan ketinggian air berkisar antara 15 hingga 60 sentimeter.

“Wilayah timur Kabupaten Bekasi juga turut terdampak, terutama Kecamatan Pebayuran, Sukakarya, Sukatani, dan Karang Bahagia,” jelas Dodi.

Di Kecamatan Pebayuran, banjir menggenangi Desa Sumberreja, Sumbersari, Sukanegara, Sukamulya, dan Sukadarma dengan ketinggian air mencapai 100 sentimeter. Sementara di Kecamatan Karang Bahagia, genangan tercatat di Kelurahan Karang Bahagia dan Desa Suka Raya.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bekasi, banjir telah berdampak pada 17.563 kepala keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.336 warga terpaksa mengungsi dan tersebar di 12 titik pengungsian.

“Warga yang mengungsi tersebar di 12 titik pengungsian,” ungkap Dodi.

Baca Juga:  Warga Perumahan di Jatiasih Perlu Bantuan Bersihkan Endapan Lumpur

Selain permukiman warga, banjir juga berdampak pada sektor pertanian. Luas lahan pertanian yang terdampak banjir tercatat mencapai 267.063,75 hektare.

Untuk penanganan darurat, Dodi mengatakan BPBD bersama unsur terkait telah melakukan berbagai langkah, mulai dari pendataan kebencanaan, evakuasi warga terdampak, pendirian dapur umum, hingga pendistribusian bantuan logistik.

“Kami juga melakukan koordinasi lintas instansi guna mempercepat penanganan banjir serta meminimalkan dampak lanjutan,” ujar Dodi.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.