Pengertian Bilangan Prima
Bilangan prima adalah bilangan bulat yang lebih besar dari 1 dan hanya memiliki dua faktor, yaitu 1 dan bilangan itu sendiri. Faktor merupakan bilangan bulat yang dapat dibagi rata menjadi bilangan lain. Jika sebuah bilangan hanya memiliki dua faktor, maka bilangan tersebut disebut bilangan prima. Sebaliknya, bilangan yang memiliki lebih dari dua faktor disebut bilangan komposit.
Dapat disimpulkan bahwa bilangan prima adalah setiap bilangan bulat yang lebih besar dari 1 dan hanya dapat dibagi oleh 1 dan bilangan itu sendiri. Dengan demikian, bilangan prima hanya habis jika dibagi dengan dua bilangan tersebut. Contohnya, angka 7 hanya memiliki dua faktor, yaitu 1 dan 7 itu sendiri. Oleh karena itu, 7 termasuk ke dalam bilangan prima. Namun, angka 6 memiliki empat faktor, yaitu 1, 2, 3, dan 6. Karena itu, 6 bukanlah bilangan prima, melainkan bilangan komposit.
Sejarah bilangan prima sudah dikenal sejak lama. Dalam penemuan catatan, diketahui bahwa materi mengenai bilangan prima sudah ada sejak 300 tahun sebelum masehi (SM). Bilangan prima pertama kali ditemukan oleh Euclid dari Alexandria. Dalam buku kesembilannya yang berjudul “Elements,” Euclid menuliskan bahwa ada banyak bilangan prima yang tidak terhingga. Ia juga memberikan bukti Teorema Dasar Aritmatika, di mana setiap bilangan bulat dapat ditulis sebagai produk bilangan prima dengan cara yang unik.
Contoh Bilangan Prima
Setelah mengetahui pengertian bilangan prima, kamu juga perlu mengetahui contoh-contoh bilangan prima. Ada 25 bilangan prima dari deretan angka 1 sampai 100, yaitu: 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 29, 31, 37, 41, 43, 47, 53, 59, 61, 67, 71, 73, 79, 83, 89, dan 97.
Beberapa contoh bilangan prima di atas hanyalah bilangan prima terbatas dari angka 1 hingga 100. Selebihnya, kamu dapat mencoba mencari bilangan prima lainnya dengan beberapa cara. Contohnya, kamu bisa menggunakan metode tertentu untuk memastikan apakah suatu bilangan termasuk bilangan prima atau bukan.
Cara Mencari Bilangan Prima
Untuk mencari bilangan prima, kita dapat menggunakan beberapa metode atau rumus. Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu gunakan:
-
Cari bilangan yang tidak diakhiri dengan 0 dan 5
Cara pertama untuk mencari bilangan prima adalah dengan tidak memilih bilangan yang diakhiri dengan 0 dan 5, kecuali pada angka 5 yang termasuk bilangan prima. Contohnya, bilangan seperti 10, 15, 20, 30, dan 100 bukanlah bilangan prima karena diakhiri dengan 0 atau 5. -
Jumlah semua angka tidak boleh kelipatan 3
Cara kedua untuk menemukan bilangan prima adalah dengan memeriksa jumlah semua angka. Jika jumlah angka tersebut merupakan kelipatan 3, maka bilangan tersebut bukanlah bilangan prima. Contohnya, angka 621 memiliki jumlah angka 6 + 2 + 1 = 9, yang merupakan kelipatan 3. Oleh karena itu, 621 bukanlah bilangan prima. -
Menggunakan pohon faktor tidak bercabang
Cara yang ketiga adalah dengan menggunakan pohon faktor. Pohon faktor ini digunakan dengan membagi sebuah bilangan dengan bilangan prima seperti 2, 3, 5, dan 7. Bilangan prima tidak dapat dibagi habis dengan banyak bilangan prima lainnya, sehingga pohon faktor tidak akan memiliki cabang. Contohnya, bilangan 13 tidak dapat membentuk cabang pada pohon faktor karena hanya dapat dibagi oleh 1 dan 13.
Itulah beberapa hal penting terkait bilangan prima, mulai dari pengertian, contoh, hingga cara mencarinya. Dengan memahami konsep ini, kamu akan lebih mudah dalam mempelajari matematika khususnya mengenai bilangan-bilangan khusus.










