Layanan BisKita Transpakuan Bogor Kembali Beroperasi
Setelah mengalami penundaan operasional selama beberapa hari, layanan transportasi publik BisKita Transpakuan Bogor kembali berjalan pada hari ini, Sabtu (3/1/2026). Operasional yang kembali dilakukan saat ini hanya terbatas pada Koridor 2, yaitu rute Terminal Bubulak ke Ciawi.
“Ya sudah beroperasi, hari ini di koridor 2 untuk Terminal Bubulak – Ciawi,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor Sujatmiko Baliarto saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan bahwa layanan di tiga koridor lainnya akan segera menyusul, dengan target operasional pada Minggu (4/1/2026). Pengoperasian kembali BisKita dilakukan sebagai solusi sementara yang disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sambil menunggu kesepakatan kontrak dengan penyedia jasa dan barang yang baru.
“Layanan sementara secara mandiri sebelum kontrak sesungguhnya, membantu agar tidak ada kesenjangan,” ujarnya.
Namun, hingga saat ini belum dapat dipastikan kapan kontrak permanen untuk operasional BisKita dapat ditetapkan. Menurut Sujatmiko, proses pemilihan penyedia jasa masih berlangsung.
“Sampai ada kontrak permanen. Masih proses pemilihan,” terang Sujatmiko.
Informasi Tentang Koridor BisKita
Sebagai informasi, BisKita Transpakuan Bogor memiliki empat koridor yang telah ditetapkan, antara lain:
- Koridor 1: Terminal Bubulak–Cilendek
- Koridor 2: Terminal Bubulak–Ciawi
- Koridor 5: Ciparigi–Stasiun Bogor
- Koridor 6: Parung Banteng–Stasiun Bogor
Sebelumnya, layanan Biskita Bogor dihentikan karena masa kontrak kerja sama yang telah berakhir pada 31 Desember 2025. Sejak awal, operasional Biskita memang berjalan menggunakan kontrak yang diperbarui setiap tahun.
“Biskita itu berkontrak per tahun. Jadi per 31 Desember itu selesai. Satu Januari ini masih proses pengadaan barang dan jasa. Jadi pasti ada kesenjangan angkutan untuk semua koridor,” kata Sujatmiko, Jumat (2/1/2026).
Menurut dia, kekosongan layanan terjadi karena belum tersedianya penyedia jasa baru yang ditetapkan untuk Biskita melalui proses lelang. Proses administrasi ini wajib dilalui sebelum bus bisa kembali dioperasikan.
“Sampai kontraknya ditandatangani. Ya kan dilelang dulu. Tapi mudah-mudahan cepat,” tutur Sujatmiko.
Tantangan dalam Pengadaan Jasa dan Barang
Proses pengadaan jasa dan barang merupakan hal penting yang harus diselesaikan sebelum layanan BisKita dapat sepenuhnya beroperasi. Meskipun sedang dalam proses, masyarakat tetap diharapkan dapat menunggu hingga kontrak tersebut selesai ditandatangani.
Dengan adanya pengoperasian sementara di Koridor 2, masyarakat yang membutuhkan transportasi dari Terminal Bubulak ke Ciawi dapat memanfaatkannya. Namun, untuk koridor-koridor lainnya, masyarakat masih menunggu kabar lebih lanjut mengenai rencana operasional.
Masa Depan BisKita Transpakuan Bogor
Meski ada tantangan dalam proses pengadaan, Pemkot Bogor tetap berkomitmen untuk menjaga kelancaran layanan transportasi publik. Diharapkan, kontrak permanen dapat segera ditetapkan sehingga semua koridor dapat kembali beroperasi secara penuh.
Selain itu, langkah-langkah pencegahan kesenjangan layanan juga menjadi fokus utama pemerintah daerah. Dengan demikian, masyarakat tetap mendapatkan akses transportasi yang memadai meskipun sedang dalam proses perubahan penyedia jasa.








