Bogor Hijau 2026: Strategi Rudy Susmanto Bangun Hutan Kota
JABARMEDIA – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, resmi mempertegas langkah mitigasi perubahan iklim di wilayahnya melalui kebijakan lingkungan yang ambisius. Lewat Instruksi Bupati Nomor: 100.4.4.2/910-DLH, pemerintah daerah menargetkan percepatan program penanaman pohon dengan standar satu hektar hutan kota di setiap kecamatan.
Kebijakan yang diteken pada akhir Desember 2025 ini menjadi fondasi bagi Kabupaten Bogor dalam memperkuat ketahanan ekosistem. Langkah ini juga selaras dengan upaya nasional dalam mengendalikan emisi karbon sesuai mandat Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025.
Kolaborasi Lintas Sektor dan Pendanaan CSR
Rudy menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seremoni. Sekretaris Daerah telah ditunjuk sebagai koordinator utama untuk menjalin sinergi dengan mitra strategis, termasuk BUMD dan pihak swasta seperti PT Indocement Tunggal Prakarsa serta PTPN I Regional 2.
Para Camat di seluruh Kabupaten Bogor memegang peranan krusial sebagai penanggung jawab wilayah. Mereka diwajibkan:
- Menyediakan lahan minimal satu hektar untuk hutan kota.
- Menggalang dukungan pendanaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
- Memastikan keberlanjutan perawatan bibit di wilayah masing-masing.
Puncak Penanaman pada Juni 2026
Implementasi program dijadwalkan mulai berjalan pada Januari 2026. Sebagai momentum utama, Pemerintah Kabupaten Bogor akan menggelar aksi Penanaman Serentak pada 5 Juni 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah memetakan jenis vegetasi yang akan ditanam untuk memastikan manfaat ekologis sekaligus ekonomi. Komoditas yang dipilih mencakup:
- Pohon Cepat Tumbuh: Jabon, Balsa, dan Albasia untuk penyerapan karbon maksimal.
- Pohon Endemik: Pulai dan Kemang sebagai upaya pelestarian identitas flora lokal.
- Pohon Konservasi: Pohon buah dan spesies langka untuk mendukung ketahanan pangan serta keanekaragaman hayati.
Melalui integrasi antara perangkat daerah dan dukungan swasta, proyek “Satu Kecamatan Satu Hektar Hutan Kota” ini diharapkan mampu mengubah wajah Kabupaten Bogor menjadi wilayah yang lebih asri dan tangguh terhadap tantangan iklim global di masa depan.







