Diduga Mabuk, Petugas Pintu Kereta Diamankan Polisi

by -56 views
by
Diduga Mabuk, Petugas Pintu Kereta Diamankan Polisi

Kejadian Mencurigakan di Pintu Perlintasan Kereta Api

Di tengah suasana malam yang biasanya sepi di sekitar perlintasan kereta api wilayah Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, terjadi kejadian yang menarik perhatian aparat kepolisian. Seorang petugas jaga pintu perlintasan kereta api diduga sedang dalam kondisi mabuk saat bertugas, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun perjalanan kereta api.

Kecurigaan tersebut muncul ketika petugas Polsek Cibatu sedang melakukan patroli dan melintas di palang pintu perlintasan kereta api Nomor 235. Petugas jaga perlintasan terlihat menunjukkan perilaku tidak wajar dan berbicara tidak terarah, sehingga memancing perhatian aparat kepolisian yang sedang berpatroli.

Penanganan Awal oleh Aparat Kepolisian

Kapolsek Cibatu, Iptu Amirudin Latif, menjelaskan bahwa anggotanya kemudian melakukan pemeriksaan dan interogasi terhadap petugas jaga tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, petugas itu mengakui telah mengonsumsi minuman keras sebelum atau saat bertugas.

“Setelah dilakukan interogasi, yang bersangkutan mengakui telah mengonsumsi minuman keras,” ujar Amirudin pada Jumat, 2 Januari 2026.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam, 31 Desember 2025, sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, Kapolsek Cibatu bersama anggota Polsek Cibatu tengah melaksanakan patroli rutin untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga:  Anggota Polisi Tewas Ditembak di Depan Gedung KPK

Tindakan Cepat untuk Menjaga Keselamatan

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihaknya segera mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama Kepala Stasiun setempat. Langkah ini dilakukan agar petugas jaga pintu perlintasan yang diduga mabuk segera digantikan demi mencegah risiko kecelakaan.

Menurut Amir, kondisi petugas yang tidak sadar penuh saat bertugas sangat membahayakan. Kelalaian sekecil apa pun dalam mengoperasikan pintu perlintasan dapat berakibat fatal, baik bagi perjalanan kereta api maupun pengguna jalan yang melintas di perlintasan sebidang.

“Sekitar 10 menit kemudian, petugas pengganti tiba di lokasi dan langsung mengambil alih tugas penjagaan pintu perlintasan. Dengan demikian, aktivitas lalu lintas dan perjalanan kereta api dapat kembali berjalan dengan aman dan terkendali,” katanya.

Pengamanan dan Pembinaan Terhadap Petugas

Sementara itu, tambah Amir, petugas jaga pintu perlintasan yang diduga mabuk diamankan oleh anggota Polsek Cibatu. Polisi kemudian memberikan pembinaan dan imbauan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Amir menegaskan, tindakan tersebut merupakan bentuk pencegahan demi menjaga keselamatan masyarakat. Pihak kepolisian berkomitmen memastikan keamanan dan kelancaran transportasi kereta api, khususnya di wilayah hukum Polsek Cibatu, agar kejadian serupa tidak membahayakan nyawa pengguna jalan maupun penumpang kereta api.

Baca Juga:  Explore the 10 Best Travel Destinations in Indonesia as Featured by Lonely Planet

Pentingnya Kesadaran dan Disiplin dalam Bertugas

Insiden ini menjadi pengingat penting tentang tanggung jawab dan kesadaran petugas dalam menjalankan tugasnya. Setiap individu yang bertugas di area kritis seperti perlintasan kereta api harus selalu dalam kondisi prima dan siap untuk mengambil keputusan tepat dalam situasi darurat.

Dalam konteks yang lebih luas, kejadian ini juga menunjukkan perlunya pengawasan dan evaluasi berkala terhadap staf yang bertugas di area vital. Selain itu, diperlukan pula edukasi dan pelatihan yang intensif agar setiap petugas memiliki kesadaran akan konsekuensi dari tindakan yang tidak profesional.

Dengan langkah-langkah preventif dan penguatan disiplin, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalkan, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam menggunakan fasilitas transportasi umum.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.