Fokus Penataan Berkelanjutan, Ini Langkah Dedie Rachim Tertibkan Bogor Barat

by -12 views
by
Fokus Penataan Berkelanjutan, Ini Langkah Dedie Rachim Tertibkan Bogor Barat

Wali Kota Bogor Minta Penataan Berkelanjutan di Kecamatan Bogor Barat

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, hadir dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Barat, Senin (19/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya penataan wilayah secara berkelanjutan agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Menurut Dedie Rachim, Kecamatan Bogor Barat memiliki potensi yang sangat besar. Oleh karena itu, diperlukan berbagai upaya penataan yang terencana dan sistematis. Ia meminta para aparatur wilayah untuk fokus pada sektor-sektor maupun titik lokasi yang belum tersentuh oleh pembangunan.

“Saya juga berharap jajaran Kecamatan Bogor Barat dapat membantu melaksanakan penertiban di titik-titik yang menjadi perhatian masyarakat. Misalnya, dari Jalan Semeru sampai Jalan Brigjen Saptaji akan kita tata ulang,” ujarnya saat menghadiri Musrenbang tersebut.

Perluasan Infrastruktur Jalan untuk Mengurangi Kepadatan

Untuk mengurai kepadatan lalu lintas di ruas jalan eksisting yang menghubungkan Bogor Barat dengan Dramaga, Pemerintah Kota Bogor akan menyusun Detail Engineering Design (DED) pembangunan jalan baru. Jalan ini akan menembus hingga Kampus Dramaga IPB University melalui jalur Bubulak, Cifor, dan Cangkurawok.

Baca Juga:  Manchester United Siapkan Gaji Selangit untuk Arturo Vidal

Dedie Rachim menjelaskan bahwa pembangunan jalan ini bertujuan untuk mengurangi beban lalu lintas yang ada saat ini. “Sehingga manakala program waste to energy di Galuga selesai, mobilitas kendaraan tidak akan membebani volume jalan yang ada saat ini,” tambahnya.

Pendataan Warga yang Lebih Komprehensif

Selain penataan infrastruktur, wilayah Bogor Barat juga diminta untuk melakukan pendataan warga secara lebih detail dan komprehensif. Pendataan ini mencakup berbagai aspek, termasuk data penyandang disabilitas. Data tersebut tidak hanya memuat identitas, tetapi juga jenis disabilitas yang dialami, kebutuhan dasar, serta bentuk intervensi yang diperlukan.

“Dengan demikian, data warga tersebut dapat menangkap berbagai permasalahan di Bogor Barat untuk kemudian ditindaklanjuti. Misalnya, anak-anak yang memerlukan penanganan guru pendamping, di mana alamat dan lokasinya, serta berapa jumlahnya, semuanya harus tercatat secara detail,” ujar Dedie Rachim.

Pentingnya Data yang Valid dan Up to Date

Untuk mendukung kebijakan yang tepat dan efektif, para lurah di wilayah Bogor Barat diminta memiliki data warga yang lengkap dan terbaru. Dedie Rachim menegaskan bahwa data yang valid dan up to date sangat penting dalam pengambilan kebijakan.

Baca Juga:  Brimob Polri Serempak Lakukan Shalat Gaib bagi 3 Polisi Yang Gugur di Lampung

“Agar kita bisa mengambil kebijakan secara lebih tepat manakala datanya valid dan up to date,” jelasnya.

Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan

Beberapa langkah yang perlu dilakukan oleh pihak terkait antara lain:

  • Penataan infrastruktur di wilayah yang belum tersentuh.
  • Penertiban di titik-titik yang menjadi perhatian masyarakat.
  • Pengembangan jalan baru untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.
  • Pendataan warga secara detail dan komprehensif.
  • Pemutakhiran data warga secara berkala untuk mendukung pengambilan kebijakan yang tepat.


About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.