Pengalaman Makan Tradisional di Pawon Tlogo
Di salah satu sudut Horison Resort Tlogo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, terlihat asap mengepul dari deretan tungku. Namun, ini bukanlah tanda kebakaran. Asap tersebut berasal dari tungku yang digunakan untuk memasak, memberikan nuansa khas pedesaan dan tradisional.
Setiap hari, mulai pukul 11.00 WIB, pengunjung dapat menikmati berbagai menu masakan yang disajikan di Pawon Tlogo. Menu yang tersedia setiap hari berbeda-beda, memberikan variasi yang menarik bagi para pengunjung. Beberapa menu populer antara lain garang asem, mangut, tumpang koyor, sup, sambel goreng ati, lodeh, serta aneka sayur. Selain itu, juga tersedia berbagai jenis gorengan hangat seperti pisang goreng, mendoan, dan bakwan.
Semua hidangan disajikan dalam kondisi hangat karena tungku terus menyala sepanjang hari. Hal ini menjaga suasana ‘ndeso’ dan tradisional yang khas. Sistem yang digunakan adalah self service, sehingga pengunjung bebas memilih dan menikmati menu sesuai selera mereka.
“Kami mencoba menghadirkan hal yang berbeda dengan adanya tungku berbahan kayu bakar ini. Seolah mengajak kembali ke masa lalu, dengan suasana tradisional dan segala kenangannya,” ujar Martinus Budi Ariyanto, Sales and Marketing Manager Horison Resort Tlogo, pada Selasa (13/1/2026).
Selain makanan, pengunjung juga dianjurkan untuk mencicipi kopi klotok yang dimasak di atas tungku. “Ini khas dari Pawon Tlogo, kopi tersebut menggunakan biji kopi lokal produksi sendiri bernama Java Tlogo, yang dipadukan dengan sejumlah rempah sehingga menghasilkan cita rasa khas,” tambah Martin.
Konsep yang diusung oleh Pawon Tlogo adalah tradisional Jawa. Dari resort hingga restoran, semua elemen dirancang untuk menciptakan nuansa yang konsisten. “Resort-nya Jawa, restorannya Jawa, jadi nuansa dan makanannya kami buat terintegrasi,” jelasnya.
Harga yang ditawarkan untuk makanan di Pawon Tlogo berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 30.000. “Jadi untuk makan ambil sendiri, all you can eat. Nanti tinggal dihitung lauknya berapa, minumnya, sangat terjangkau,” kata Martin.
Pengunjung asal Kabupaten Semarang, Arif Syarifuddin, datang bersama istrinya ke Pawon Tlogo. Ia mengaku sebagai penggemar makanan tradisional. “Saya senang dengan mangut dan garang asem, tadi mengajak istri untuk makan siang sekalian,” ungkapnya.
“Apalagi suasana di Tlogo ini sangat mendukung, sejuk dan rimbun karena banyak pohon, sehingga dengan makanan hangat yang ada di Pawon Tlogo, menjadikan tubuh juga segar karena saat disantap ikut hangat,” tambah Arif.
Menu yang Menarik dan Beragam
Berikut beberapa menu yang tersedia di Pawon Tlogo:
- Garang asem
- Mangut
- Tumpang koyor
- Sup
- Sambel goreng ati
- Lodeh
- Aneka sayur
- Pisang goreng
- Mendoan
- Bakwan
Keunikan Tungku Kayu Bakar
Tungku kayu bakar menjadi ciri khas Pawon Tlogo. Tidak hanya memberikan aroma khas, tetapi juga membantu menjaga suasana tradisional yang khas. Pengunjung dapat merasakan sensasi makan di tempat yang penuh dengan nuansa alami dan hangat.
Pengalaman yang Tidak Terlupakan
Pawon Tlogo tidak hanya menawarkan makanan lezat, tetapi juga pengalaman yang unik dan menyenangkan. Suasana yang sejuk dan rimbun membuat pengunjung betah berlama-lama. Apalagi, makanan yang disajikan hangat dan beragam, cocok untuk berbagai kalangan.








