Pemkab Bogor Luncurkan Dua Dinas Baru di Vivo Mall

by -23 views
by
Pemkab Bogor Luncurkan Dua Dinas Baru di Vivo Mall



Pemerintah Kabupaten Bogor memulai tahun 2026 dengan inovasi baru berupa pembentukan dua satuan kerja perangkat daerah (SKPD), yaitu Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta Dinas Kebudayaan. Kedua dinas ini mulai beroperasi dengan berkantor di Vivo Mall, Jalan Raya Jakarta–Bogor, Cibinong.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa pembentukan dua dinas baru ini merupakan bagian dari penataan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) untuk memperkuat pelayanan publik di Kabupaten Bogor. “Organisasi perangkat daerah yang benar-benar baru hanya dua, yaitu Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta Dinas Kebudayaan. Selebihnya merupakan perubahan nomenklatur dan penambahan fungsi,” ujarnya saat pengukuhan SOTK baru di Vivo Mall Cibinong, Jumat.

Pembentukan Dinas Tata Ruang dan Pertanahan bertujuan untuk menangani persoalan pertanahan yang kompleks di Kabupaten Bogor serta mempercepat penyusunan rencana detail tata ruang (RDTR) di setiap kecamatan. “Bogor ini salah satu kabupaten yang belum memiliki RDTR secara lengkap. Maka fokus utama dinas ini adalah menuntaskan RDTR dan mengantisipasi alih fungsi lahan,” jelas Rudy.

Baca Juga:  Ruas Jalan Cibeber Kalongliud, Lima Jembatan di Percantik

Sementara itu, Dinas Kebudayaan dibentuk untuk mengelola dan melestarikan kekayaan budaya Kabupaten Bogor yang sangat beragam. “Budaya kita luar biasa banyak, dari peninggalan abad ke-5 hingga sekarang. Ini perlu rumah sendiri agar pengelolaannya lebih maksimal,” tambah Rudy.

Selain pembentukan dua dinas baru, Pemkab Bogor juga melakukan penyesuaian nomenklatur pada sejumlah perangkat daerah. Misalnya, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), serta penambahan bidang penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Rudy menjelaskan bahwa penempatan dua dinas baru dan satu unit pelaksana teknis (UPT) Bappenda di Vivo Mall merupakan upaya untuk mendukung keberlangsungan investasi di Kabupaten Bogor. “Vivo Mall sudah berinvestasi dan membangun, tetapi operasionalnya belum maksimal. Maka dua OPD dan satu UPT kami operasikan di sini agar pelayanan masyarakat berjalan sekaligus menghidupkan kembali aktivitas mal,” ujarnya.

Kebijakan ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat terkait konsep work from mall atau bekerja dari pusat perbelanjaan. Pemkab Bogor telah mempersiapkan kebijakan ini sejak 2025 dan infrastruktur segera rampung sehingga pemindahan berkas dan operasional bisa langsung berjalan.

Baca Juga:  Dua Kepala Sekolah Bocorkan Kunci Jawaban UN 2014 Lewat Surel

Tujuan Pembentukan Dinas Baru

  1. Dinas Pertanahan dan Tata Ruang
  2. Menangani masalah pertanahan yang kompleks di Kabupaten Bogor.
  3. Mempercepat penyusunan rencana detail tata ruang (RDTR) di setiap kecamatan.
  4. Mengantisipasi alih fungsi lahan.

  5. Dinas Kebudayaan

  6. Mengelola dan melestarikan kekayaan budaya Kabupaten Bogor.
  7. Menjaga warisan budaya dari abad ke-5 hingga sekarang.
  8. Memberikan pengelolaan yang lebih optimal.

Perubahan Nomenklatur dan Fungsi

  • Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah berubah menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).
  • Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menambahkan bidang penyelamatan.

Strategi Penempatan Kantor

  • Dua dinas baru dan satu UPT Bappenda ditempatkan di Vivo Mall.
  • Tujuannya adalah untuk mendukung investasi dan meningkatkan pelayanan masyarakat.
  • Sebagai bagian dari konsep work from mall, yang sudah dipersiapkan sejak 2025.



Pemindahan kantor dinas ke pusat perbelanjaan seperti Vivo Mall dilakukan sebagai strategi untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu, hal ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal melalui peningkatan aktivitas di mal tersebut.

Baca Juga:  "Diasingkan" dari Sumatera, Kini Pulau Ini Memberi Kejutan bagi Indonesia

Dengan inovasi ini, Pemkab Bogor menunjukkan komitmennya dalam memperbaiki sistem pemerintahan dan meningkatkan kualitas layanan publik. Semua langkah yang diambil dirancang untuk menciptakan lingkungan kerja yang efisien, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.