Persiapan Demo Sopir Angkot di Balai Kota Bogor
Sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bogor rencananya akan melakukan aksi demonstrasi di Balai Kota Bogor, pada hari Kamis (22/1/2026) pagi. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang menghapus angkot tua berusia 20 tahun.
Menurut pantauan oleh tim jurnalis, pukul 09.15 WIB, Balai Kota Bogor sudah dijaga ketat oleh berbagai instansi seperti Brimob, Polresta Bogor Kota, Satpol PP, dan Damkar. Mobil truk Dalmas serta mobil rantis Brimob juga telah diparkir di depan Balai Kota, tepat di sisi kiri dan kanan. Beberapa personel terlihat sudah berjaga di pos penjagaan, sementara beberapa lainnya membawa alat pengeras suara.
Dua pagar pintu masuk dan keluar Balai Kota Bogor masih dalam kondisi terbuka. Meskipun demikian, untuk pergerakan demo sendiri belum terlihat secara jelas. Di beberapa titik ruas jalan, angkot yang biasa mengetem tidak terlihat lagi.
Cuaca saat ini di sekitar Balai Kota Bogor sedang diguyur hujan. Hal ini bisa memengaruhi jalannya aksi demonstrasi nanti.
Kadishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, menyampaikan harapan agar aksi demo kali ini tidak terjadi. Jika terjadi, ia berharap kondusif dan tidak menimbulkan gangguan besar.
Sebelumnya, diketahui bahwa sopir angkot di Kota Bogor akan melakukan demo di Balai Kota Bogor pada besok, Kamis (22/1/2026). Selebaran pamflet demo pun sudah tersebar di media sosial. Dari pamflet yang dilihat, demo ini dihimpun oleh aliansi Forum Lintas Pemilik dan Pengemudi Angkutan Kota Bogor. Aksi ini direncanakan akan dimulai sejak pukul 09.00 WIB dengan titik aksi di Balai Kota Bogor.
Pemerintah Kota Bogor juga telah mengeluarkan imbauan bagi masyarakat. Masyarakat diminta untuk menghindari ruas jalan Balai Kota dan sekitarnya selama aksi berlangsung. “Hindari ruas jalan sekitar Balai Kota dan gunakan jalur alternatif untuk menuju tujuan anda,” tulis imbauan Pemkot Bogor.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum alternatif selama aksi berlangsung. Imbauan ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan menjaga keamanan selama proses demo berlangsung.
Kesiapan Pihak Berwajib
Pihak berwajib telah melakukan persiapan yang cukup matang untuk menghadapi aksi demo ini. Selain pengamanan yang ketat, mereka juga memastikan adanya koordinasi antarinstansi agar situasi tetap terkendali.
Beberapa titik strategis di sekitar Balai Kota Bogor telah disiapkan sebagai tempat pengamanan tambahan. Personel dari berbagai satuan juga telah ditempatkan di lokasi-lokasi kritis agar dapat segera merespons apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Tidak hanya itu, petugas juga telah mempersiapkan alat komunikasi dan perlengkapan pendukung lainnya. Tujuannya adalah untuk memastikan komunikasi lancar antarpetugas dan cepat dalam mengambil tindakan jika diperlukan.
Reaksi Masyarakat
Masyarakat sekitar Balai Kota Bogor tampak waspada terhadap rencana demo ini. Banyak warga yang memilih untuk menghindari area tersebut, terutama pada jam-jam tertentu. Sebagian dari mereka juga memberikan dukungan kepada para sopir angkot, sementara sebagian lainnya khawatir akan terjadi keributan.
Banyak orang yang memperhatikan situasi di sekitar Balai Kota Bogor melalui media sosial. Informasi tentang demo ini terus diperbarui dan dibagikan oleh netizen, sehingga membuat situasi semakin dinamis.
Harapan dan Tantangan
Meski ada banyak tantangan, baik dari segi keamanan maupun dampak terhadap lalu lintas, Pemkot Bogor tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas kota. Mereka berharap semua pihak dapat saling memahami dan mencari solusi yang terbaik.
Demo ini menjadi momen penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk saling berkomunikasi dan menciptakan suasana yang harmonis. Dengan adanya dialog yang baik, diharapkan masalah yang muncul dapat segera diselesaikan tanpa menimbulkan konflik yang lebih besar.








