Peran ATTEC dalam Mendorong Kerja Sama Bisnis Asia
Pada Senin (19/1/2026), Menteri Perdagangan Budi Santoso meresmikan Kantor Pusat Asian Trade, Tourism, and Economics Council (ATTEC) di Jakarta. Peresmian ini menandai langkah penting dalam memperkuat kerja sama bisnis antar negara-negara Asia.
Budi Santoso menyampaikan bahwa kehadiran ATTEC dapat menjadi wadah yang sangat bermanfaat bagi pelaku usaha. Melalui ATTEC, komunikasi antar pelaku usaha akan lebih mudah terjalin, sehingga mempermudah arus investasi dan mempercepat realisasi ekspor, khususnya antara Indonesia dan negara-negara Asia lainnya.
“Komunikasi bisnis antar pelaku usaha sangat mendukung keberhasilan komunikasi antar pemerintah,” ujar Budi dalam keterangan resmi.
Menurut Budi, selama ini persepsi terhadap Indonesia seringkali terbatas pada kurangnya pemahaman dan arus komunikasi yang belum optimal. Namun, ia menekankan bahwa aktivitas usaha dan investasi di Indonesia relatif mudah dilakukan dari segi regulasi.
Tantangan Investor Asing
Ketua Umum ATTEC Budihardjo Iduansjah menambahkan bahwa salah satu tantangan utama bagi investor asing adalah keterbatasan pemahaman terhadap regulasi, bahasa, serta prosedur perizinan di Indonesia.
Untuk menjawab tantangan tersebut, ATTEC hadir sebagai wadah pendampingan yang menjembatani komunikasi antara pelaku usaha asing, asosiasi, dan pemerintah. Dengan adanya ATTEC, pelaku usaha akan difasilitasi dalam proses legalitas dan perizinan agar kegiatan investasi dan perdagangan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Peluang Investasi untuk Mitra Internasional
Budihardjo menilai bahwa Indonesia akan membawa dan memperjuangkan kepentingan nasional di kawasan Asia melalui ATTEC. “Ini menjadi peluang besar bagi mitra internasional untuk berinvestasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.
ATTEC merupakan organisasi regional yang berperan sebagai platform kerja sama bisnis lintas negara di kawasan Asia. Organisasi ini difokuskan pada fasilitasi kolaborasi antar pelaku usaha, peningkatan perdagangan dan investasi, serta penguatan daya saing ekonomi Asia di tingkat global.
Fungsi dan Tujuan ATTEC
Beberapa fungsi utama ATTEC mencakup:
- Mendorong Kolaborasi: ATTEC bertujuan untuk memperkuat hubungan antar pelaku usaha dari berbagai negara di Asia.
- Memperluas Pasar: Dengan meningkatkan perdagangan dan investasi, ATTEC berupaya memperluas pasar bagi pelaku usaha.
- Meningkatkan Daya Saing: Melalui berbagai inisiatif, ATTEC berkomitmen untuk meningkatkan daya saing ekonomi Asia di tingkat global.
Dengan kehadiran ATTEC, diharapkan akan muncul lebih banyak peluang kerja sama bisnis antar negara-negara Asia, termasuk Indonesia. Hal ini tidak hanya akan memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga memperkuat hubungan diplomatik antar negara.







