PNBP ESDM 2025 Tembus Rp138,37 Triliun, Penuhi Target APBN

by -18 views
by
PNBP ESDM 2025 Tembus Rp138,37 Triliun, Penuhi Target APBN

Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025: Pencapaian PNBP yang Melebihi Target

Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tahun 2025 berhasil melampaui target yang ditetapkan. Realisasi pendapatan mencapai Rp 138,37 triliun, lebih tinggi dari target DIPA 2025 yang sebesar Rp 127,44 triliun. Hal ini menunjukkan kinerja yang cukup positif di berbagai subsektor dalam sektor ESDM.

Kontribusi Terbesar dari Subsektor Minerba

Berdasarkan data capaian kinerja ESDM tahun 2025, kontribusi terbesar PNBP berasal dari Sumber Daya Alam (SDA) Mineral dan Batu Bara (minerba). Realisasi dari subsektor ini mencapai 104,38 persen dari target yang ditetapkan. Selain itu, SDA panas bumi juga mencatat realisasi sebesar 103,4 persen, sedangkan sektor lainnya bahkan melonjak hingga 311,05 persen.

PNBP dari sektor lain tersebut berasal dari berbagai sumber seperti:

  • Badan Layanan Umum (BLU)
  • Iuran badan usaha hilir migas
  • Domestic Market Obligation (DMO) migas
  • Kompensasi DMO batubara
  • Denda smelter
  • Denda penertiban kawasan hutan (PKH)
  • Jasa layanan ketenagalistrikan
  • Museum
  • Pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN)
  • Berbagai jasa lainnya
Baca Juga:  Siaga, Bekasi Siapkan 38 Pompa Banjir

Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, pencapaian target PNBP di sektor minerba mencapai 108,56 persen, melebihi target yang ditetapkan. “Ini adalah hasil kerja tim yang membutuhkan inovasi dan totalitas,” ujarnya dalam Konferensi Pers Kinerja Sektor ESDM di kantornya, Kamis (8/1).

Kinerja Sektor Migas yang Belum Memenuhi Target

Di sisi lain, capaian PNBP sektor minyak dan gas bumi (migas) belum memenuhi target. Dalam APBN 2025, asumsi harga Indonesian Crude Price (ICP) ditetapkan sebesar USD 82 per barel. Namun, realisasi harga minyak sepanjang tahun hanya berada di kisaran rata-rata USD 68 per barel.

Akibatnya, pendapatan negara dari sektor migas hanya mencapai Rp 105,04 triliun, jauh di bawah target sebesar Rp 125 triliun. Ini berarti realisasi hanya sekitar 83 persen dari target yang ditetapkan.

Perbandingan dengan Tahun Sebelumnya

Secara keseluruhan, realisasi PNBP ESDM pada tahun 2025 tercatat lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, PNBP sektor ini sempat mencapai Rp 269,5 triliun. Meskipun demikian, penurunan ini tidak sepenuhnya mengurangi optimisme terhadap kinerja sektor ESDM.

Baca Juga:  Kesal Pintu Utama Dipindah, Stasiun Bogor Didemo

Selain itu, realisasi investasi di sektor ESDM sepanjang tahun 2025 juga mengalami penurunan. Total investasi tercatat sebesar USD 31,7 miliar, sedikit lebih rendah dibandingkan capaian tahun 2024 yang mencapai USD 32,3 miliar.

Rincian Investasi di Sektor ESDM

Rincian investasi sektor ESDM tahun 2025 meliputi:

  • Investasi minerba: USD 6,7 miliar
  • Sektor migas: USD 18,0 miliar
  • Ketenagalistrikan: USD 4,6 miliar
  • Energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE): USD 2,4 miliar

Dengan adanya penurunan investasi, pihak terkait akan terus melakukan evaluasi untuk meningkatkan kinerja sektor ESDM di masa depan. Hal ini menjadi penting mengingat peran sektor energi dan sumber daya mineral dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

About Author: Oban

Gravatar Image
Damar Alfian adalah seorang penulis dan kontren kreator di Bandung, Jawa Barat. Dia juga sebagai kontributor di beberapa media online.