Peristiwa Longsor di Kampung Bojonglebak, Rumah Tiga Keluarga Rusak Parah
Pada Rabu (21/1/2026), wilayah Kemang, Kabupaten Bogor diguyur hujan dalam durasi yang cukup lama. Hujan tersebut memicu peristiwa longsor yang menimpa sebuah rumah di Kampung Bojonglebak, RT 01/08, Desa Bojong, Kecamatan Kemang. Rumah yang dihuni tiga keluarga ini mengalami kerusakan berat akibat longsoran tanah.
Menurut Kabid Ratik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani, kondisi tanah menjadi labil karena hujan yang terjadi dalam waktu yang cukup lama. Hal ini menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) akses jalan setapak ambrol dan menimpa rumah di bawahnya.
TPT yang memiliki ukuran tinggi 8 meter, lebar 2 meter, dan panjang 10 meter itu longsor dan menimpa bangunan rumah. Dari foto yang diperoleh, separuh bangunan rumah hancur akibat terjangan material longsor. Mulai dari atap genteng hingga dinding jebol terkoyak oleh material yang menerjang.
Kondisi di dalam rumah juga tidak aman. Hanya tersisa beberapa ruangan, namun sebagian atapnya terbuka karena hancur sehingga tidak layak untuk ditinggali. Saat ini, sembilan orang yang tinggal di rumah tersebut harus mengungsi ke rumah saudara mereka di alamat yang sama.
Selain merusak satu rumah, longsor juga menyebabkan akses jalan setapak warga terputus dan satu rumah warga lainnya terancam. Warga setempat melakukan pembersihan material longsor secara bergotong royong. Beruntung, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.
Dampak Longsor pada Lingkungan Sekitar
Longsor yang terjadi di kawasan ini tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga memberikan ancaman terhadap lingkungan sekitar. Akses jalan setapak yang biasa digunakan oleh warga kini terganggu, sehingga memengaruhi mobilitas penduduk setempat. Selain itu, satu rumah lainnya juga terancam bahaya karena lokasinya dekat dengan area longsoran.
Warga setempat mencoba untuk membersihkan material longsor yang menimbun di sekitar rumah dan jalan. Proses pembersihan dilakukan secara gotong royong, menunjukkan solidaritas dan kebersamaan antar warga dalam menghadapi bencana alam.
Upaya Pemulihan dan Kesadaran Lingkungan
BPBD Kabupaten Bogor terus memantau situasi di lokasi kejadian. Mereka memberikan informasi dan arahan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana selanjutnya. Selain itu, pihak berwenang juga sedang mengevaluasi kondisi tanah dan struktur bangunan di sekitar area longsor.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya kesadaran lingkungan dan perlunya pencegahan bencana alam. Masyarakat diminta untuk lebih memperhatikan kondisi tanah di sekitar tempat tinggal dan menghindari pembangunan di daerah rawan longsor.
Gambar yang menunjukkan kerusakan parah pada bagian atap dan dinding rumah akibat longsor.
Foto warga setempat sedang melakukan pembersihan material longsor secara bersama-sama.








