JABARMEDIA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, memimpin apel perdana tahun 2026 di hadapan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, Senin (5/1/2026). Dalam momentum tersebut, Sekda menegaskan agar seluruh pegawai meningkatkan ritme kerja dan beralih dari sekadar teknis pelaksanaan menuju penguatan kebijakan strategis.
Ajat menekankan bahwa tahun 2026 harus menjadi tahun percepatan. Ia meminta setiap perangkat daerah untuk melakukan refleksi mendalam atas capaian tahun sebelumnya agar kinerja tahun ini jauh lebih terukur dan efisien.
“Kondisi saat ini harus disikapi dengan kebijakan yang tepat serta pemahaman regulasi yang kuat. Perangkat daerah harus lebih aktif mengambil peran dalam perumusan kebijakan,” ujar Ajat Rochmat Jatnika dalam arahannya.
Fokus pada Akselerasi dan Sinergi Lintas Sektor
Menurut Ajat, semangat “hari ini harus lebih baik dari kemarin” perlu diimplementasikan dalam bentuk penuntasan pekerjaan yang tertunda. Ia menginstruksikan penguatan kerja sama lintas sektor guna mendukung visi besar Bupati Bogor dalam melakukan penataan daerah secara masif.
Lebih lanjut, ia menyoroti salah satu agenda prioritas tahun ini, yaitu pembangunan 40 hutan kota di wilayah Kabupaten Bogor. Proyek ini merupakan pengejawantahan visi lingkungan hidup yang dicanangkan pimpinan daerah.
“Kita punya kesempatan besar karena Bupati Bogor sangat mencintai alam. Ini momentum untuk berpikir global namun bertindak lokal. Langkah kecil di wilayah kita akan berdampak besar pada perbaikan iklim secara keseluruhan,” tuturnya.
ASN Sebagai Pelayan Masyarakat yang Amanah
Menutup arahannya, Sekda mengingatkan esensi ASN sebagai pelayan publik. Ia mengajak seluruh pegawai untuk menjaga integritas dan kesehatan agar tetap prima dalam melayani masyarakat Kabupaten Bogor.
Ajat berharap seluruh aparatur menyadari bahwa setiap rupiah gaji yang diterima berasal dari rakyat, sehingga sudah sepatutnya dedikasi kerja dikembalikan untuk kepentingan rakyat.
“Mari kita menjadi pegawai yang amanah, dibayar oleh rakyat, dan melayani rakyat dengan sebaik-baiknya. Semoga Tuhan memberikan kesehatan dan perlindungan bagi kita semua dalam mengawali tahun yang penuh tantangan ini,” pungkasnya.
Apel perdana ini menjadi simbol dimulainya babak baru birokrasi Kabupaten Bogor yang lebih solid, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil nyata bagi pembangunan daerah.






