Penurunan Harga Komoditas Pangan Strategis di Kabupaten Cirebon
Pada awal pekan ini, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mencatat adanya tren penurunan harga pada sejumlah komoditas pangan strategis. Data yang dirilis oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional menunjukkan bahwa beberapa bahan pokok mengalami koreksi harga, sementara yang lainnya tetap stabil.
Perubahan Harga Cabai
Salah satu komoditas yang mengalami penurunan terbesar adalah cabai. Harga cabai rawit merah turun sebesar 13,65% menjadi Rp55.650 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada cabai rawit hijau, yang kini berada di level Rp68.200 per kilogram, turun 8,88% dibandingkan periode sebelumnya. Cabai merah besar mengalami penurunan sebesar 8,8% menjadi Rp37.850 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting terkoreksi 4,56% ke posisi Rp39.750 per kilogram.
Meski mengalami penurunan, harga cabai masih berada di level relatif tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa pasokan mulai membaik, namun belum sepenuhnya pulih di tingkat konsumen.
Penurunan Harga Daging Ayam
Selain cabai, harga daging ayam ras segar juga mengalami penurunan. Komoditas ini dijual di kisaran Rp36.550 per kilogram, turun 4,07%. Penurunan ini menunjukkan bahwa distribusi dan pasokan telah mulai stabil setelah mengalami fluktuasi pada akhir tahun lalu.
Stabilitas Harga Daging Sapi
Sementara itu, harga daging sapi cenderung bergerak terbatas. Daging sapi kualitas I tercatat sebesar Rp143.900 per kilogram, turun tipis 0,1%, sedangkan daging sapi kualitas II berada di level Rp135.000 per kilogram, terkoreksi 0,11%. Minimnya pergerakan harga menunjukkan bahwa permintaan dan pasokan relatif seimbang.
Stabilitas Harga Beras
Kelompok beras menunjukkan stabilitas harga. Beras kualitas bawah I tercatat Rp13.800 per kilogram, dan kualitas bawah II sebesar Rp13.250 per kilogram. Untuk beras kualitas menengah, medium I dijual Rp15.100 per kilogram, sementara medium II berada di level Rp14.450 per kilogram. Adapun beras kualitas super I dan super II masing-masing tercatat Rp16.550 per kilogram dan Rp15.700 per kilogram, tanpa perubahan harga.
Stabilitas Harga Minyak Goreng
Harga minyak goreng juga terpantau stabil. Minyak goreng curah dijual Rp19.600 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I tercatat Rp21.700 per liter dan bermerek II sebesar Rp21.050 per liter. Stabilitas ini menandakan bahwa pasokan minyak goreng di wilayah Cirebon masih terjaga.
Perubahan Harga Bumbu Dapur
Untuk komoditas bumbu dapur, bawang merah ukuran sedang tercatat Rp38.800 per kilogram, turun 1,15%. Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang mengalami kenaikan tipis 0,13% menjadi Rp39.300 per kilogram.
Stabilitas Harga Gula Pasir
Sementara itu, harga gula pasir premium bertahan di Rp18.950 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal naik terbatas 0,28% menjadi Rp17.750 per kilogram. Kenaikan ini menunjukkan bahwa permintaan gula pasir lokal tetap stabil meskipun ada sedikit kenaikan harga.







