Kegiatan Buka Puasa Bersama di Rutan Klas IIB Garut Menghadirkan Haru dan Keakraban
Di tengah suasana bulan suci Ramadan, Rutan Klas IIB Kabupaten Garut menggelar kegiatan buka puasa bersama antara warga binaan dengan keluarga mereka. Kegiatan ini berlangsung di Kecamatan Garut Kota, pada Kamis (26/2/2026), dengan penuh rasa haru dan kerinduan.
Kegiatan buka puasa bersama dilaksanakan sebanyak empat kali selama Ramadan, sehingga setiap warga binaan memiliki kesempatan satu kali untuk berbuka bersama keluarga dalam waktu 60 menit. Setiap kunjungan hanya diperbolehkan maksimal tiga anggota keluarga, sesuai aturan yang telah ditetapkan.
Sejak sore hari, puluhan orang tampak antre di halaman pintu masuk Rutan Klas IIB Garut. Mereka menunggu giliran dipanggil untuk memasuki area rutan. Sebagian dari mereka membawa rantang berisi makanan, sementara yang lain menggenggam tangan anak-anak yang tampak tidak sabar ingin segera bertemu ayahnya.
Wajah-wajah penuh rindu itu sesekali menatap ke arah pintu besi besar yang berdiri kokoh, berharap nama yang dinanti segera disebut oleh petugas. Kegiatan tersebut berlangsung di Rutan Klas IIB, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Tujuan Kegiatan Buka Puasa Bersama
Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabupaten Garut, Muchamad Ismail, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk memperkuat hubungan persaudaraan antara warga binaan di dalam rutan. Tujuannya adalah menciptakan kondusivitas yang baik dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Ismail menyampaikan bahwa selama kegiatan berlangsung, terdapat banyak momen penuh haru, seperti senyum bahagia dari keluarga dan anak-anak warga binaan yang bisa merasakan kebersamaan dengan orang tercinta.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa sebelum memasuki area dalam rutan, setiap pengunjung harus menjalani pemeriksaan ketat oleh petugas di pintu jaga. Barang bawaan diperiksa satu per satu guna memastikan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Pengalaman Keluarga Warga Binaan
Sore itu bukan sekadar waktu berbuka, melainkan momen yang mempertemukan kembali keluarga dengan orang terkasih yang tengah menjalani masa pembinaan. Kesempatan itu dimanfaatkan sebaik mungkin untuk bercengkerama dan melepas rindu di bulan suci Ramadan.
Ismail menyampaikan rasa terima kasih kepada banyak pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, melihat warga binaan bertemu dengan keluarga dan sanak saudara memberikan rasa haru yang mendalam.
Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, kegiatan buka puasa bersama warga binaan dijadwalkan berlangsung sebanyak empat kali selama Ramadan. Setiap warga binaan diberikan kesempatan satu kali untuk berbuka bersama keluarganya.
Pendaftaran kunjungan dilakukan melalui layanan WhatsApp Halo Tantan dengan mengisi formulir yang telah disediakan. Dalam satu kesempatan, setiap warga binaan hanya diperbolehkan menerima kunjungan maksimal tiga orang anggota keluarga.
Tanggapan Keluarga Warga Binaan
Rodyad (50), keluarga dari warga binaan di Rutan Klas IIB Garut, mengatakan bahwa ia cukup gembira bisa melaksanakan buka bersama dengan anak tercintanya. Ia menyampaikan bahwa acara tersebut sangat seru dan memberikan kesempatan untuk berbicara dengan anaknya.
“Enak, seru dan bisa ngobrol sama anak. Saya bawa makanan kesukaannya dari rumah ada ikan dan nasi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Rutan Garut yang telah menggelar kegiatan buka puasa bersama tersebut. Menurutnya, momen itu sangat berarti karena dapat mempertemukan kembali keluarga meski dalam waktu yang terbatas.
“Bagus ya, terimakasih telah mengadakan acara ini semoga semakin baik,” tutupnya.







