Bencana Tanah Longsor di TPU Muara Benda, Depok
Tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kota Depok akibat intensitas hujan yang terus mengguyur. Kali ini, kejadian tersebut menimpa Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muara Benda yang berada di Kampung Mampangan RW 09, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji.
Bencana yang terjadi pada Minggu (22/3/2026) lalu menyebabkan pergerakan tanah yang cukup signifikan. Area makam yang berada di sekitar saluran air menjadi titik paling parah tergerus arus, sehingga sejumlah makam warga ikut terdampak. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran dan kebingungan bagi masyarakat setempat.
Respons Cepat dari Lurah Kemirimuka
Lurah Kemirimuka, Bahrul Ulum, membenarkan adanya musibah tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya langsung melakukan tindakan cepat dengan berkoordinasi dengan masyarakat sekitar.
“Ya, betul. Saat ini penanganan sedang diupayakan bersama. Warga juga sudah melakukan langkah awal di lokasi,” ujar Bahrul dalam pernyataannya.
Pihak kelurahan juga berkomitmen untuk terus memastikan kondisi TPU Muara Benda tetap aman. Selain itu, mereka juga memberikan dukungan penuh kepada warga dalam proses evakuasi dan pemulihan.
Gotong Royong dalam Penanganan Darurat
TPU Muara Benda merupakan lahan wakaf milik masyarakat, sehingga pengelolaannya berada di bawah tanggung jawab lingkungan warga setempat. Meskipun demikian, pihak Kelurahan Kemirimuka tidak tinggal diam. Bersama pengurus makam dan warga setempat, mereka bergotong royong melakukan penanganan darurat.
Langkah-langkah yang dilakukan meliputi pengevakuasian area yang rentan serta penataan kembali makam-makam yang terdampak. Fokus utama saat ini adalah penguatan area tanah di sekitar lokasi longsor.
Rencana pembangunan turap penahan tanah pun tengah disiapkan agar musibah serupa tidak terulang, terutama di tengah cuaca Depok yang masih sering diguyur hujan.
“Saat ini sudah dilakukan penanganan sementara agar kondisi tidak semakin meluas. Ke depan akan diupayakan penanganan lanjutan,” tambah Bahrul.
Kolaborasi aktif antara warga dan pihak kelurahan ini terus didorong agar lingkungan pemakaman kembali aman bagi warga maupun peziarah.
Delapan Jasad Masih Hilang
Sebelumnya diberitakan, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Depok selama beberapa hari terakhir menjadi pemicu longsor di TPU Muara Benda. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (22/3/2026) siang dan mengakibatkan 16 makam terdampak.
Pengelola TPU Muara Benda, Muhayar, mengatakan bahwa longsor terjadi setelah hujan turun selama empat hari berturut-turut yang membuat struktur tanah tidak lagi stabil.
“Nah, ini disebabkan akibatnya longsor itu karena irigasi masuk air karena hujan terus, terlalu banyak hujannya jadi sehingga tanah itu kebawa amblas,” kata Muhayar.
Dia menambahkan, masih terdapat delapan jasad yang masih dalam tahap pencarian akibat tertimbun longsor. Pengelola juga terus melakukan pendataan terhadap nama-nama jasad agar tidak tertukar.







