JABARMEDIA – Balkot Ramadan Festival 2026 secara resmi ditutup setelah sukses terselenggara selama tiga hari, mulai tanggal 12 hingga 14 Maret 2026. Acara yang bertempat di Halaman Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat ini berhasil membukukan total transaksi yang fantastis, mencapai hampir Rp1 miliar.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bogor, serta berbagai organisasi wanita lainnya. Festival ini menyuguhkan puluhan tenant UMKM, beragam layanan publik. Serta serangkaian aktivitas sosial dan lomba yang menarik perhatian masyarakat luas selama pelaksanaannya.
Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, menyampaikan apresiasinya atas kelancaran acara. “Kegiatan ini berjalan dengan baik sejak hari pertama hingga penutupan dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi,” ujar Denny Mulyadi.
Ia menambahkan bahwa nilai transaksi yang tercatat selama tiga hari festival mencapai angka yang signifikan, yakni sekitar Rp500 juta hingga Rp1 miliar.
“Total transaksi di sini ada hampir Rp500 juta sampai Rp1 miliar. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih sukses lagi,” harap Denny Mulyadi. Ia juga mengakui adanya kendala teknis pada hari pertama terkait alur layanan penukaran uang, namun hal tersebut segera tertangani dengan baik.
Evaluasi dan Dampak Sosial Festival
Denny Mulyadi menjelaskan bahwa insiden kecil tersebut telah menjadi bahan evaluasi penting bagi penyelenggara. “Meski kemarin sempat ada insiden kecil, karena kurang tertibnya alur penukaran uang dan keterbatasan sumber daya, alhamdulillah sudah berjalan dengan baik di hari kedua. Ini menjadi evaluasi bagi kita semua untuk lebih baik lagi ke depannya dan semua bisa terlayani dengan lebih baik,” katanya.
Selain aspek ekonomi, Balkot Ramadan Festival juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Denny Mulyadi merinci bahwa melalui kegiatan ini, berbagai bantuan sosial telah disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui kegiatan ini kami juga memberikan santunan bagi 100 anak yatim, penyaluran 120 paket sembako bagi masyarakat di enam kecamatan. Serta 50 paket sembako bagi pensiunan ASN golongan I dan II,” jelasnya.
Ketua TP PKK Kota Bogor sekaligus Penasihat DWP Kota Bogor, Yantie Rachim, menambahkan bahwa penyelenggaraan festival tahun ini menjadi pengalaman baru dengan lokasi yang dipindahkan.
“Ini pertama kali kita melaksanakan Balkot Ramadan Fest di Halaman Perpustakaan. Dengan harapan lebih banyak warga yang datang, karena dibandingkan di Plaza. Di sini lebih banyak orang yang lewat dari arah Alun-Alun dan sekitarnya,” ujarnya.
Yantie Rachim mengakui adanya beberapa kendala selama pelaksanaan, namun secara keseluruhan, Balkot Ramadan Festival dinilai berhasil dan memberikan manfaat luas. “Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan sukses. Terima kasih kepada Ketua DWP dan seluruh jajaran yang sudah membuat konsep acara dengan sangat baik. Sampai akhirnya di hari ketiga ini pendapatannya juga lumayan,” ucap Yantie Rachim.
Selain bazar UMKM dan layanan publik, festival ini juga menyelenggarakan beragam lomba bernuansa religi. Seperti fashion show muslim, dai cilik, dan tahfiz Quran. Yantie Rachim turut menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba sebagai bagian dari puncak rangkaian acara Balkot Ramadan Festival.









