Penangkapan Pelaku Pembunuhan di Freezer Kios Ayam Geprek
Sebuah kasus pembunuhan yang mengejutkan terjadi di sebuah kios ayam geprek di Perumahan Mega Regency, Sukaragam, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Seorang pria ditemukan tewas dalam freezer kios tersebut, dan akhirnya pelaku pembunuhan berhasil ditangkap oleh pihak berwajib.
Identitas Pelaku dan Kondisi Korban
Dua pelaku pembunuhan ini memiliki inisial DS alias A dan S. Mereka telah diamankan oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kepala Subdit Jatanras, AKBP Abdul Rahim, menyatakan bahwa kedua tersangka sudah ditangkap dan sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Menurut informasi yang diberikan oleh AKBP Abdul Rahim, korban ditemukan dalam kondisi tanpa tangan dan kaki, serta dibungkus dengan selimut dan pakaian sebelum dimasukkan ke dalam freezer. Meskipun ada banyak pertanyaan mengenai motif dan kronologi pembunuhan, hingga saat ini pihak berwajib belum memberikan rincian lengkap tentang peristiwa tersebut.
Kronologi Kejadian
Pemilik usaha, AL, mengaku tidak mengetahui secara pasti apa yang terjadi di kiosnya. Ia pulang ke kampung halaman pada masa Lebaran lalu. Selama masa mudik, ia meminta Abdul Hamid untuk menjaga kiosnya. Sayangnya, Abdul Hamid kemudian ditemukan tewas dalam freezer kios tersebut.
AL menjelaskan bahwa dua karyawan laki-lakinya juga melakukan mudik bersama. Abdul Hamid bertugas sebagai petugas jaga kios, dan ia bekerja sebagai pekerja lepas. Pada Jumat (27/3/2026), AL mencoba menghubungi dua karyawan tersebut melalui pesan singkat WhatsApp untuk menanyakan persiapan berjualan ayam yang akan kembali beroperasi pada Sabtu (28/3/2026).
Kedua karyawan itu memberi jawaban bahwa mereka telah kembali dan hampir sampai ke kios. Namun, setelah itu, AL tidak lagi menerima respons dari mereka. Hal ini membuat AL merasa cemas dan akhirnya memutuskan untuk kembali ke kios lebih cepat.
Temuan Mengerikan di Freezer
Sesampainya di kios, AL melihat rolling door sedikit terbuka. Ia kemudian mengintip dari celah tersebut dan melihat kios dalam keadaan sepi. Setelah masuk, AL tidak melihat dua karyawan dan satu petugas jaga. Ia juga tidak menyadari bahwa dua unit motor operasional kios sudah tidak ada.
AL memilih untuk mengolah daging ayam untuk dijual. Saat membuka freezer untuk mengambil daging, ia kaget melihat gulungan selimut menggumpal di dalam. Untuk memastikan isi selimut tersebut, AL mencoba mengirisnya menggunakan pisau. Ketika ia membuka selimut tersebut, isinya ternyata adalah kulit manusia.
Alarmed, AL langsung melaporkan kejadian tersebut ke polsek setempat. Saat selimut dibuka oleh polisi, ternyata itu adalah jenazah Abdul Hamid. AL tidak sanggup melihat kondisi jenazah tersebut. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi.
Informasi Tambahan
Menurut AL, jenazah itu diperkirakan telah berada di dalam freezer selama empat hingga lima hari. Ia mengungkapkan bahwa jenazah tersebut dibungkus dengan selimut dan pakaian sebelum dimasukkan ke dalam freezer. Hingga saat ini, pihak berwajib masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif dan mekanisme pembunuhan yang terjadi.







